Bupati Bangkalan-Sumenep Terancam Enam Bulan Tak Gajian

ztakdigajiSurabaya, BeritaTKP.Com – Lantaran belum mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017, Gubernur Jawa Timur Soekarwo menegaskan bahwa Bupati Bangkalan Makmun Ibnu Fuad dan Bupati Sumenep Busyro Karim disanksi tak terima gaji selama enam bulan.

Tak hanya Bupati Bangkalan Makmun Ibnu Fuad dan Bupati Sumenep Busyro Karim , tapi pimpinan DPRD kedua kabupaten juga sama tak digaji mulai Januari hingga Juni sebagai konsekuensi dan sesuai aturan perundangan berlaku.

Sanksi ini dilakukan karena kedua bupati tersebut tidak segera mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 , sedangkan menurut Gubernur Jawa Timur Soekarwo bupati dan pimpinan DPRD merupakan orang yang paling bertanggung jawab belum disahkannya APBD 2017.

Pakde Karwo juga menambahkan bahwa sanksi tegas yang diberikan turun langsung dari Menteri Dalam Negeri RI berdasarkan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pria yang khas dengan panggilan Pakde serta berkumis tebal tersebut sangat menyayangkan lantaran dua daerah belum juga mengesahkan APBD 2017, padahal dirinya sudah berulang kali mengingatkan kepada Pemkab Bangkalan dan Sumenep agar segera mengesahkannya sebelum tahun 2016.

Baca Juga :  Diduga Mark Up Sewa Billboard Kadis Pemkot Batu Diamankan

Mantan Sekdaprov Jatim itu mengaku belum mengetahui pasti alasan kedua daerah tersebut belum mengesahkan APBD 2017, namun ia memprediksi kurang harmonisnya antara DPRD dan kepala daerah menjadi penyebab utamanya.

Tak hanya itu dalam waktu dekat juga, Pakde Karwo akan memanggil Bupati Bangkalan dan Bupati Sumenep untuk diberikan arahan terkait perihal tersebut sehingga masalah ini tidak dibiarkan berlarut yang imbasnya merugikan masyarakat.”Sebenarnya ada empat daerah, tapi Jember dan Kota Batu akhirnya mengesahkan APBD pada batas waktu, sedangkan dua daerah lainnya belum sama sekali,” ucapnya.   @NurA

print
(Visited 19 times, 1 visits today)

Shortlink: