Polisi Bekuk Pengecer Pil Koplo

Surabaya, BeritaTKP.Com  – Anggota Reskrim Polsek Tegalasri berhasil membekuk pemuda 20 tahun yang kedapatan membawa sepuluh plastik yang berisi 210 butir pil double LL ia adalah Achlis Maulana, pemuda warga Jalan Bluaran V nomor 1 Surabaya.

Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan polisi atas peredaran pil koplo yang didapatkan pada malam tahun baru lantaran sebelumnya, polisi telah mengamankan seorang pemuda yang bernama Kadek yang kedapatan membawa sepuluh butir pil koplo yang hendak ia konsumsi.

Dari keterangan Kadek tersebut, polisi mendapatkan informasi jika pil koplo yang ia miliki, dibeli dari tersangka Maulana dalam hal ini Kadek memesannya dengan cara menguhubungi lewat sms, setelah mendapatka identitas tersangka, polisi lantas melakukan penggerebekan. Maulana ditangkap tidak jauh dari gang rumahnya. Selain Maulana, polisi juga mengamankan 210 butir pil koplo yang baru saja ia beli dari seorang kurir.

Oleh tersangka, pil tersebut akan dibungkus menjadi paket-paket kecil kemudian dijual kembali kepada pelanggannya tersangka juga mengaku bahwasanya pil koplo tersebut juga ia nikmati sendiri. “Biasanya per bungkus kecil saya isi sebanyak sepuluh butir, sedangkan setiapa bungkusnya saya jual dengan harga Rp 15 ribu,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Tegalasri, Iptu Zainul Abidin.

Baca Juga :  Jadi Pengecer Narkotika Dan Pil Koplo Kang Sol Sepatu Dibekuk Polisi

Maulana juga  mengaku bahwa dirinya  sudah hampir tiga bulan melakukan aksinya, sedangkan pil LL tersebut dibeli dari seorang pengedar asal Madura dan setelah dibeli dalam jumlah ratusan butir, Maulan biasanya menmbungkus ulang pil-pil tersebut ke bungkusan paket hemat.

Iptu Zainul Abidin mengungkapkan bahwa pelanggan pil koplonya kebanyakan remaja. Sehingga tak heran, jika menjelang tahun baru kemarin, permontaan pil koplo meningkat. Bahkan ia sampai kehabisan stok pil koplo tersebut.

“Dalam liburan hingga tahun baru kemarin, saya sudah dua kali memesan pil koplo ini kepada pengedar.  Sebab banyak yang mesan Selain ingin mendapatkan keuntungan berupa uang, Maulana menjadi pengecer pil koplo karena bisa mencicipi pil koplo secara gratis. Sebab biasanya ia diberi bonus beberapa butir oleh bandar pil tersebut,” terang Iptu Zainul Abidin. @sul/rzk

print
(Visited 40 times, 1 visits today)

Shortlink: