Kebakaran Jenggot Pemred Trans Bojonegoro Wajib Lindungi Oknum Wartawan ?

Bojonegoro, BeritaTKP.Com – Dasar acuan lembaga media ataupun wartawan adalah sebagai control masyarakat yang bisa dipertanggung jawabkan akan aktual pemberitaan dipayungi undang – undang pers, seperti perihal yang terjadi dari seorang oknum wartawan Trans Bojonegoro yang tidak patut disuri tauladani.

Pasalnya, Yudianto pem-backing Sunarto selaku mantan kades pejok, berani buat skenario serta mempolitisir akan pemberitaan yang juga sempat mengecoh seluruh jajaran wartawan online dan media cetak di kabupaten bojonegoro akan tuduhan korupsi yang dilakukan oleh kades pejok.

Hingga pada saat ini, beberapa jajaran wartawan online dan media cetak di kabupaten bojonegoro banyak yang menanyakan berita tuduhan korupsi pada mantan kades tersebut, sebenarnya ada hubungan apa Yudianto dengan mantan kades pejok ? sehingga berani lakukan ulah pembodohan karakter serta membohongi jajaran wartawan akan pemberitaan yang dilayangkan oleh trans bojonegoro.

Kendati demikian, tindak tanduk Yudianto awak media Trans bojonegoro memancing munculnya beberapa cemohan akan ketidak profesioanal ulah sebagai wartawan serta banyak pula wartawan yang geram dan menjuluki Yudianto banci kaleng yang tidak manusiawi, pasalnya, demi upah dari tindakan backingi mantan kades pejok yudianto sengaja buat alibi untuk menjatuhkan awak media lain yang notabenenya sama sebagai wartawan di kabupaten bojonegoro.

Disisi lain, para aktivis juga telah searching dan menyiapkan data pendukung untuk bisa membuktikan akan tuduhan yang dipojokan pada  kades pejok yang juga di backingi oleh yudianto awak media trans bojonegoro tersebut.

Baca Juga :  Memalukan, Oknum Wartawan Backingi Lurah Pejok

Terkait adanya tuduhan tersebut, para aktivis menegaskan pada tim BeritaTKP “Apabila benar terbukti dari berkas pendukung yang sudah kita siapkan, maka kita tidak segan–segan untuk mengangkat kasus kades pejok ke rana hukum serta  menjebloskan mantan kades tersebut” .

Perlu diketahui, atas dasar tim redaksi beritaTKP bertandang dirumah mantan kades pejok berdasarkan undangan via telpon, akan tetapi jumat 31/03/2017 siang 13:00 sampai di kediaman sunarto tim BeritaTKP ditemui oleh anak Sunarto serta dipersilakan duduk menunggu bergantian dengan tamu yang lain, usai bergantian temui tamu pada saat bersamaan anak tersebut bilang pada tim BeritaTKP bahwa bapak lagi di sidoarjo, dilanjut anak tersebut  lakukan via telp dengan berjalan menuju masuk dalam rumah hingga satu jam tim BeritaTKP menunggu tanpa ada kabar dari anak tersebut , dengan adanya situasi yang tidak jelas tim BeritaTKP tersebut bergeser di mapolsek kepohbaru.

Setelah Media BeritaTKP memberitakan, dengan judul “Memalukan Oknum Wartawan Beckingi Lurah Pejok” ternyata pihak redaksi Trans Bojonegoro seakan Kebakaran Jenggot dan memberi klarifikasi pemberitaan di media trans bojonegoro.

Namun sayang artikel ataupun isi yang diberikan stagement dalam pemberitaan Trans Bojonegoro tidak sesuai dengan fakta dari apa yang sebelumnya ditulis oleh BeritaTKP. banyak alibi sanggahan pembelahan terhadap anak buahnya yang seakan tidak menjadi becking kades pejok.      @Sujoko

print
(Visited 117 times, 1 visits today)

Shortlink: