Oknum Wakil Dekan Unair Jadi Tersangka Pencabulan Bocah 16 Tahun

Surabaya, BeritaTKP.Com – Kabar tak sedap menimpa perguruan tinggi negeri favorit yang berada di kota Surabaya, hal tersebut lantaran terdapat seorang oknum dosen dengan jabatan Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga Surabaya dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya karena melakukan pelecehan seksual terhadap bocah dibawah umur.

Pasalnya Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga Surabaya berinesial IKS (48) tersebut telah mencabuli ABG berinesial JR yang masih berusia 16 tahun, IKS dilaporkan oleh orang tua korban dimana pelecehan seksual yang dilakukan di Celebrity fitness lantai IV Galaxy Mall, Surabaya, pada Sabtu, 1 April 2017.

Aksi pelecehan seksual itu dilakukan di sebuah tempat sauna di Celebrity fitness lantai IV Galaxy Mall, Surabaya tersebut, kasus ini terbongkar berawal saat IKS mengajak JS pergi ke tempat fitness, tepatnya di Celebrity Fitness yang berlokasi di lantai IV Galaxy Mall Surabaya, pada Sabtu 1/4/2017 sekitar pukul 19.30 dan saat itu, IKS mengajak JS ke ruang sauna di tempat fitness tersebut, di tempat relaksasi dengan proses mandi uap inilah, IKS diduga melakukan pelecehan seksual dengan cara memaksa ABG warga Mulyorejo itu untuk melakukan oral seks.

Hanya saja saat itu, JS menolak tapi karena terus dipaksa oleh IKS, remaja tanggung itu pun memberanikan diri untuk berteriak, hingga suara teriakan JS kontan menghebohkan ruangan sauna dan fitness, termasuk satpam di Galaxy Mall mengetahui hal itu, IKS panik dan sempat membantah jika dia melakukan pelecehan seksual kepada JS.

Beruntung, satpam tidak percaya begitu saja karena dari paras dan ekspresi JS terlihat histeris dan ketakutan hingga kemudian, satpam pun membawa keduanya ke ruang security untuk diperiksa dan setelah itu, satpam menyerahkan IKS kepada Polsek Mulyorejo, lantaran kasus ini berkaitan dengan anak di bawah umur akhirnya Polsek Mulyorejo menyerahkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni yang dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya sudah melakukan penangkapan terhadap IKS dan ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini yang bersangkutan masih dalam proses pemeriksaan, ia mengatakan bahwa pelaku sempat mengelak, namun akhirnya pelaku mengakui perbuatannya itu juga.

Bahkan, Ruth Yeni juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan menunjukkan jika IKS melakukan kejahatan seksual di ruang sauna tersebut lebih dari satu kali dan korbannya sama yakni JS dan saat itu, tersangka memaksa korban yang saat itu hanya memakai handuk untuk membuka handuk dan mengulum alat vitalnya. “Saat ini, kami masih dalami apakah ada korban lain atau tidak,” jelas Ruth Yeni. Meski demikian, dia enggan membongkar identitas korban dan apa sebenarnya hubungannya dengan tersangka sebab, saat ini korban masih trauma atas kasus yang menimpanya.

Baca Juga :  Pesta SS, Janda Digrebek Bersama Dua Pria

 Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat (PIH) Universitas Airlangga Drs Suko Widodo M.Si bahwa oknum Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi Unair berinisial (IKS) telah dibebas tugaskan sebagai Wakil Dekan

“Untuk memudahkan proses hukum kami membebaskan tugaskan IKS (Wakil Dekan) dan atas jabatan dan tugas-tugasnya. Karena semenjak kejadian itu ditangani Polsek Mulyorejo lalu hari ini pihak Polretabes Surabaya yang menanganinya melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan reskrim polretabes Surabaya,” ujar Ketua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat (PIH) Universitas Airlangga.

Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih meminta kepada Dekan FKG untuk sementara waktu menghandle urusan-urusan yang kemarin ditangani oleh IKS, “Kita berhentikan sementara untuk melihat proses hukum yang bersangkutan. Kalau terbukti bersalah ya kita berhentikan,” ujar Prof Dr Mohammad Nasih, ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum mengambil tindakan apa-apa terkait masalah hukum yang melibatkan IKS hal itu lantaran pihaknya belum menerima laporan dari kepolisian.

“Ini kan masih banyak versi. Sehingga kami harus menggunakan dokumen yang formal untuk memberlakukan tindakan-tindakan yang ada,” tutur Nasih, ia juga menegaskan, kejadian tindak asusila tersebut terjadi di luar jam kerja dan bukan di kampusnya, Nasih cukup menyesalkan kejadian tersebut, menurutnya IKS merupakan sosok yang baik dalam pergaulan di dalam maupun luar kampus.

Ia juga mengherankan atas prilaku wakil dekan tersebut “Dia punya anak dan dengan istrinya hubungannya sangat baik. Artinya tidak ada kelainan-kelainan seperti kejadian itu sehingga kita semua sangat kaget,” katanya, dirinya berharap, dengan kejadian yang menimpa salah satu pejabat di kampusnya tersebut bisa menjadi pelajaran bagi siapapun, selain itu, hingga saat ini Unair belum memberikan bantuan hukum kepada IKS karena sampai saat ini IKS belum meminta bantuan hukum kepada Unair.

Baca Juga :  Polisi Ciduk DPO Narkoba Asal Madura

Hingga akhirnya Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya (Polrestabes) menahan Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga, penahanan oknum dosen perguruan tinggi negeri favorit di jalan Moestopo tersebut usai menjalani penyelidikan dan pemeriksaan kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak yaitu JSB pelajar SMA Kelas I tersebut.

Penahan KS ini karena melakukan tindakan dugaan perbuatan cabul terhadap korban yang masih berusia 16 tahun, seperti dalam pasal 82 undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang pencabulan dimana dibawah umur.

Sementara peristiwa terjadi, masih Dimana korban dan pelaku yang sama-sama memiliki member di Celebrity Fitness, berada pada satu ruangan suasana yang sama Pada situasi yang tidak begitu ramai, KS memanfaatkan situasi tersebut untuk mendekati korban dan melakukan pencabulan. “Mendapatkan prilaku itu korban menghindar dan memilih pergi,” terang AKBP Shinto Silotonga.

Kepergian korban, untuk menceritakan peristiwa ke pihak resepsionis Celebrity Fitness dan oleh Celebrity Fitness dilakukan pemanggilan terhadap KS.”Dalam pertemuan itu, pihak resepsionis membuka permasalahannya yang dilaporkan korban,” lanjutnya.Wakil Dekan tersebut sendiri kepada Resepsionis secara sportif menyampaikan bahwa pelaku benar melakukan perbuatan cabul terhadap pelajar tersebut.  Maka dari peristiwa tersebut pihak Celebrity Fitnees, melaporkan ke pihak kepolisian yang akhirnya KS telah menginap di hotel prodeo Polresrtabes Surabaya.

Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka pencabulan, KS (48)Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya akan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jawa Timur hal tersebut dilakukan untuk menjalani pemeriksaan psikologisnya, selain KS, polisi juga membawa JSB, seorang pelajar kelas I di salah satu sekolah swasta di Surabaya lantaran  atas peristiwa yang dialami di ruang sauna Celebrity Fitness Lantai IV Galaxy mall, Surabaya. Pelajar 16 tahun ini kondisinya masih stabil tapi masih mengalami trauma.

IKS selanjutnya akan kembali ke hotel prodeo untuk menjalani hukuman lebih lanjut, di ketahui ia terjerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perbuatan cabul terhadap seorang anak dan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar. @jep

print
(Visited 43 times, 1 visits today)

Shortlink: