Wali Kota Serahkan Kaus Marvell City Ke Kejaksaan Negeri

Surabaya, BeritaTKP.Com – Kejaksaan Negri Surabaya akan memeriksa beberapa pejabat yang masil di dalam lingkungan Pemerintah Kota Surabaya terkait kasus atas hilangnya jalab Upa Jiwa oleh proyek Marvell City mall.

Seperti diketahui, Jalan Upa Jiwa di wilayah Ngagel saat ini hilang, berdasar penelusuran Komisi C DPRD Surabaya beberapa waktu lalau, lokasi Jalan umum tersebut berada di antara bangunan mall Marvell City Surabaya. Saat ini Jalan yang semula bisa diakses untuk umum tersebut terkesan menjadi milik Marvell City Mall.

Dalam hal ini terdapat tiga Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya akan diperiksa oleh Kejari surabaya diantaranya Lurah Ngagel, camat wonokromo, Kepala Badan Pengelolaan Tanah,  Kepala Dinas Cipta Karya, Kepala Dinas Bina Marga dan kepala Dinas Perhubungan.

Selain tiga pejabat tersebut Kejaksaan Negri Surabaya juga turut memeriksa pejabat BPN serta pihak Marvell City, mengenai hal tersebut Tri Rismaharini selaku Wali Kota Surabaya menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan oleh Kejari kepada pejabatnya.

Hal itu juga dikarenakan, bahwa saat ini pucuk pimpinan Kota Surabaya tersebut getol melakukan penyelamatan terhadap aset kota Surabaya “Kita serahkan kepada hasil pemeriksaan. Kita tunggu hasilnya seperti apa,” ujar Risma.

Baca Juga :  Polrestabes Surabaya Antisipasi Narkoba Lewat Gelar Lomba Pildacil

Sedangkan saat dikonfirmasi terkait dengan sanksi yang akan diberikan kepada pejabat yang terlibat dalam kasus tersebut, Risma mengaku masih belum mengetahuinya.”Kita lihat hasilnya dulu. Seperti apa keterlibatannya,” imbuh Risma.

Untuk diketahui, Dua surat perentah penyelidikan (Sprinlid) dugaan korupsi ini bermula adanya laporan dari Pemkot Surabaya. Setelah dilakukan pemaparan atau ekspose, tim penyelidik Pidus Kejari Surabaya mencium adanya aroma korupsi atas lepasnya beberapa aset milik Pemkot Surabaya.

Dari pemaparan tersebut ada 11 aset yang lepas dari tangan Pemkot Surabaya, Namun baru dua aset yang terendus dugaan korupsi. Aset tersebut terdiri dari Kantor PDAM Surya Sembada di Jalan Prof Dr Moestopo Surabaya, Taman Makam Pahlawan di Jalan May Jend Sungkono Surabaya, Gedung Gelora Pancasila di jalan Indragiri Surabaya, Kolam Renang Berantas di jalan Irian Barat Surabaya, Marvel City Mall di jalan Upa Jiwa Surabaya, Gedung Sasana Taruna Aneka Star (THR) di jalan Kusuma Bangsa Surbaya,  Kantor Satpol PP Surabaya dan PT Abbatoir Suryajaya di jalan Banjarsugihan-Tandes Surabaya@red

print
(Visited 45 times, 1 visits today)

Shortlink: