Perdayai Pelajar, Penjual Kunci Jawaban UN Dibekuk Polisi

Tuban, BeritaTKP.Com – Mahasiswa asal Dusun Wotsogo, RT 01 RW 01 Desa Wotsogo, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban  M. Khotibul Umam (21), harus mengubur dalam dalam impianya menjadi seorang sarjana lantaran terjerat pasal 378 dengan dugaan tindak pidana penipuan dengan maksud menguntungkan dirinya sendiri dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Khotibul Umam meringkuk di jeruji besi gara-gara menjual kunci jawaban Ujian Nasional (UN) SMA dan MA kepada para siswa kelas XII di wilayan Tuban, pelaku ditangkap petugas Kepolisian Resort (Polres) Tuban di sebuah warung jus di Desa Sugihan, Kecamatan Jatirogo pada Rabu 5/4/2017 sekitar pukul 16.00 WIB.

Hal ini berawal laporan saat itu anak angkat Kusnan, yakni Khiyatul Aimah (19), pelajar kelas XII SMA Mambail Futuh ditawari oleh pelaku sebuah kunci jawaban mata pelajaran Bahasa Inggris dan dalam aksinya pelaku meminta uang sebesar Rp 200 ribu per siswa namun untuk dapat membeli kunci tersebut, pelaku meminta agar korban mengumpulan minimal 30 siswa.

Dari laporan itu kami langsung melakukan pengamanan terhadap pelaku, menurut hasil pengembangan, pelaku ternyata sudah menjual kunci jawaban ke berbagai sekolah ricianya di SMAN 1 Jatirogo sebanyak 144 siswa dengan uang yang terkumpul sebesar Rp 26 juta, SMAN 1 Kenduruan 10 siswa dengan total uang Rp 850 ribu, MA Salafiyah Jatirogo ada 56 siswa dengan total uang Rp 1,7 juta, dan terakhir pelaku melakukan penjualan ke siswa MA Mambail Futuh Jenu dan dari madrasah itu ada 15 siswa dan pelaku berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 3 juta.

Baca Juga :  Pemuda Jombang Dibekuk Polisi Saat Hendak Transaksi Sabu

“Ketika menjual kunci jawaban, korban disuruh membayar separuh dulu. Sedangkan, kunci jawabannya akan diserahkan pada 9 April 2017 sehari sebelum pelaksanaan ujian berlangsung,” ujar Mantan Kasatreskrim Polres Jepara, Jawa Tengah itu.

Dalam kasus ini selain mengamankan pelaku petugas juga mengamankan barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku, di antaranya sebuah Hp untuk menyebarkan kunci jawaban, 1 buah ATM, 1 buah buku tabungan, satu lembar kertas contoh kunci jawaban dan uang tunai sebesar Rp 10.750.000.

Dari kejadian itu, petugas akan terus melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Pasalnya, diduga masih ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini. Kami minta kepada masyarakat jika ada kejadian seperti ini segeralah melapor kepada petugas, pasti akan kami tindaklanjuti. @ridwan

print
(Visited 31 times, 1 visits today)

Shortlink: