Demi Biaya Nikah, Bujang Asal Aceh Nekat Jadi Kurir Sabu

Surabaya, BeritaTKP.Com  –  Armia (22), warga Padang Tiji Aceh dan Amir Abidin (55), warga Desa Padang Mentoyo, Bojonegoro, dua budak narkoba ditangkap, dari tangan pelaku sabu setengah kilogram diamankan. Salah satu tersangka mampu melewati pemeriksaan keamanan bandara dengan menginjak sabu yang ada di dalam sepatu.

Dalam hal ini petugas menangkap pelaku Armia terlebih dahulu, Armia ditangkap di perempatan Jalan Kedungdoro. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sabu seberat 550 gram yang dikemas dalam dua plastik. Sabu tersebut disembunyikan di dalam sepasang sepatu.

Armia menceritakan bahwa penangkapan dirinya dimulai saat ia ditawari sebuah pekerjaan di Surabaya oleh M. Dari Aceh, Armia pergi menuju Medan untuk menemui M. Namun saat di Medan, Armia tak ketemu M. Ia justru bertemu dengan R yang mengaku adalah suruhan M.

Hingga akhirnya R kemudian menyerahkan satu kantung plastik berisi sabu. Pekerjaan itu ternyata adalah menjadi kurir sabu. Armia diperintahkan membawa 550 gram sabu ke Surabaya. Armia awalnya menolak. Namun Armia akhirnya setuju setelah dijanjikan upah Rp 8 juta. Apalagi setelah M memberinya bayaran awal sebesar Rp 2 juta. Sisanya dijanjikan akan dilunasi setelah tugasnya selesai.

Baca Juga :  Tak Kapok , Maling Kos-kosan Dikeroyok Warga

Dalam hal ini Armia mengaku bahwa dirinya terpaksa menerima pekerjaan itu karena ia memang butuh uang. Ia butuh biaya untuk pernikahannya yang rencananya akan digelar setelah lebaran mendatang. Sehari-hari, Armia hanya bekerja sebagai penjaga warung. Jadilah Armia berangkat ke Surabaya dari Medan menggunakan pesawat.

Agar sabu yang dibawanya tak ketahuan petugas bandara, Armia meletakkan di dalam sepatu. Sabu itu ia bagi menjadi dua plastik yang masing-masing beratnya sekitar 250 gram. Sabu itu dimasukkannya ke sepatu kemudian diinjaknya. Dengan sabu di dalam sepatu, ia berjalan seperti biasa. Dengan caranya itu, Armia berhasil lolos dari pemeriksaan keamanan bandara Medan dan Surabaya.

Namun sebelum sabu itu dikirim, Armia sudah tertangkap. Namun polisi juga mengejar Amir. Amir akhirnya juga turut diamankan. Amir ditangkap di SPBU Kalianyar, Bojonegoro. Bila Armia baru sekali ini berurusan dengan sabu, maka Amir mengaku sudah tiga kali memesan sabu kepada M dengan kurir yang berbeda. @lutfi

print
(Visited 42 times, 1 visits today)

Shortlink: