Tak Punya Dana Untuk Pulang Kampung, Pegawai Toko Bunga Curi Motor Majikan

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Adi Bagus Waluyo (21) Warga Kepung, Kediri, ini nekat mencuri motor milik majikannya lataran ia ingin pulang kampung untuk menemui keluarganya yang ada di desa.

Tersangka membawa lari sebuah motor di tempat kerjanya karena penghasilan yang di dapatkan tidak sebanding dengan hasil keringatnya. Pada saat membawa kabur motor curiannya, ternyata aksinya itu sudah kepergok pemilik kendaraan, dan tersangka sempat kabur namun tak lama berselang pihak kepolisian berhasil meringkus tersangka.

Ceritanya bermula pada saat pelaku mendapat pekerjaan di Kota Delta Minggu lalu. Adi yang pada saat itu di terima menjadi pegawai sebuah toko bunga tersebut, ternyata tidak kerasan bekerja jauh-jauh dari keluarganya. Dua hari bekerja, keinginannya untuk pulang kampung menemui keluarganya semakin kuat.

Lantas Adi mengatur strategi untuk membawa lari motor milik saudara majikannya yang biasa datang ke toko pada siang hari tepat hari Selasa 2/5/2017 aksinya itu dijalankan, Sekitar pukul 13.00 idenya itu muncul dengan spontan Adi mengambil kunci motor Honda Scoopy bernopol L 4845 MA milik Ana Febrian.

Ternyata aksi pencurian itu tidak berjalan mulus hingga Adi kepergok korban ketika sedang menyalakan mesin motor namun, pelaku bisa segera kabur sebelum tertangkap, dan Adi diteriaki maling dari belakang oleh korban, sementara Adi memacu motor curiannya itu ke arah barat.

Baca Juga :  Modus Beli Gitar, Pemuda Gedangan Jadi Maling Motor

Melihat motornya berhasil dibawa kabur oleh pelaku, korban mencari cara lain agar motornya itu kembali. Dia menghubungi saudaranya yang juga seorang polisi di Mapolsek Taman. Ketika saudaranya sudah di hubungi, Sejumlah petugas kami lantas melakukan pengejaran.

Upaya pihak kepolisian tersebut ternyata membuahkan hasil sekitar pukul 15.00. Adi yang tengah melintas di depan Pasar Mojoagung, Jombang, langsung di berhentikan dan diringkus oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Taman Kompol Sudjut meberikan pasal pencurian pada perkara itu, Bukan kasus penggelapan sebab, korban tahu ketika motornya hendak dibawa kabur oleh pelaku. “Korban sempat berteriak, tapi tidak dihiraukan,” jelasnya kompol sudjut.

Mantan Kasattahti Polrestabes Surabaya itu mengapresiasi sikap tanggap kepada personelnya, ia juga menegaskan, pengejaran terhadap pelaku kejahatan memang harus dilakukan sesegara mungkin. Dengan begitu peluang pelaku untuk menghilangkan jejak menjadi lebih kecil. @tri

print
(Visited 25 times, 1 visits today)

Shortlink: