Polisi Bekuk Anggota BIN Gadungan

Blitar, BeritaTKP.Com  – Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil membekuk Ahmad Teguh Doni Nuryansah (25) Warga Dusun Godo RT/RW 02/05 Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobitom, Kabupaten Jombang, ia dibekuk lantaran terbukti bahwa ia mengaku sebagai anggota polisi sekaligus anggota BIN bahkan dirinya menipu korbannya hingga ratusan juta rupiah.

Terungkapnya kasus penipuan dan penggelapan ini dari laporan salah satu korbannya Korban bernama Sentot Prawiro Dirjo ini warga Kel Bendogerit Rt/Rw 01/04, Sananwetan Kota Blitar. Dia menyetor yang tunai Rp 6,5 juta dan dijanjikan diangkat sebagai PNS di Dishub.

Korban bernama Sentot Prawiro Dirjo ini warga Kel Bendogerit Rt/Rw 01/04, Sananwetan Kota Blitar. Dia menyetor yang tunai Rp 6,5 juta dan dijanjikan diangkat sebagai PNS di Dishub, dan dri laporan korban lah polisi selanjutnya melakukan penangkapan terhadap Teguh di rumah kontrakannya di Desa Plosarang, Sanankulon Kab Blitar, Sabtu
20/5/2017.

Dalam penangkapan tersebut selain menangkap teguh petugas juga mengamankan seorang pria dan dua wanita, Ternyata dalam proses penyidikan, mereka bertiga ini justru juga menjadi korbannya Teguh Modusnya sama seperti yang dilakukan pada Sentot. Teguh yang setiap beraksi selalu mengenakan seragam polisi ini mengaku, bisa mencarikan jalan bagi korbannya untuk menjadi anggota polisi, Dishub sampai BIN, Bahkan pemilik rumah kontrakannya juga ditipu sebesar Rp 200 juta, katanya untuk pengamanan aplikasi HP bagi semua calon anggota BIN katanya.

Baca Juga :  Oknum Wakil Dekan Unair Jadi Tersangka Pencabulan Bocah 16 Tahun

Sementara dari rumah kontrakannya, polisi juga menyita seragam Polri beserta atributnya, satu stel seragam PDH Polri dengan atributnya, satu Air Soft Gun Merk Jeriko 941 dan Gas RCF. Selain itu diamankan juga1 lembar bukti setoran ke FIF dan 1 bendel bukti pengajuan utang di FlF.

Aksi lihai Teguh juga berhasil meluruhkan hati Cindi warga Jombang. Selain bersedia menjadi istri simpananya, orang tua Cindi juga memberikan uang Rp 150 juta agar anaknya bisa menjadi anggota polisi dan dari ke empat korbannya, Teguh meraup uang hingga sekitar Rp 500 juta. Saat ini Teguh sudah diamankan di Mapolres Blitar Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut.

AKP Heri Sugiono selaku Kasatreskrim Polres Blitar Kota menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya pada bujuk rayu dan janji untuk masuk menjadi anggota polisi atau kedinasan lainnya. Karena proses rekruitmen seperti itu pasti memakai jalur formal, tidak perorangan. @heriB

print
(Visited 44 times, 1 visits today)

Shortlink: