Jelang Lebaran, Sopir Terminal Joyoboyo Dites Urine

Surabaya, BeritaTKP.Com – Dalam rangka bulan ramadhan dan menjelang hari raya idul fitri dimana banyak pemudik yang tak sedikit menggunakan transportasi bus untuk pulang ke kampung halaman , maka dalam hal ini Sat Lantas Polrestabes Surabaya bersama Dinas Kesehatan Surabaya, dan Dinas Perhubungan Surabaya melakukan tes urine di beberapa terminal.

Sebelumnya, Sat Lantas Polrestabes Surabaya bersama Dinas Kesehatan Surabaya, dan Dinas Perhubungan Surabaya telah melakukan hal tersebut di Terminal Tambak Oso Wilangon dan kini tim gabungan tersebut melakukan tes urine terhadap sopir di Terminal Joyoboyo.

Dan mengejutkan ternyata terdapat satu urine yang diketahui hasilnya positif, hal ini di sampaikan oleh Kur Bin Ops Sat Lantas Polrestabes Surabaya AKP Warih Hutomo “Hasil tes urine satu sopir menunjukkan hasil positif. Kami teruskan ke BNNK Surabaya. Di situ nanti akan diketahui apakah sopir tersebut benar mengonsumsi narkoba atau hanya minum obat,” ujarnya.

Di ketahui bahwa sopir tersebut adalah Sumaji (51), warga Wonosari, Wonokusumo, Semampir. Urine Sumaji diperiksa menggunakan alat tes milik Dinkes Surabaya. Hasil urine tersebut positif mengandung zat yang terindikasi narkoba.

Baca Juga :  Turnamen Persatuan Tenis Pengayoman

Sumaji, sopir yang urine nya terindikasi positif narkoba membantah bahwa ia mengonsumsi zat terlarang itu. Sumaji mengaku minum obat batuk saat sahur dini hari tadi. “Saya pusing dan batuk. Saya minum obatnya tadi setelah sahur,” aku Sumaji.

Warih menjelaskan bahwa tes urine dilakukan ke semua sopir angkot dan bus kota yang keluar masuk Terminal Joyoboyo. Tujuan utama dari kegiatan ini tentu saja adalah untuk menjamin keselamatan penumpang, Kalau pengemudinya sehat, penumpang bisa merasa nyaman dan tenang selama perjalanan hingga selamat sampai tujuan.

Sementara, Trio Wahyu Wibowo selaku Kasi Pengawas dan Penertiban Dishub Kota Surabaya menjelaskan bahwa tes urine ini dilakukan secara rutin dan berkala. Terlebih ini menjelang lebaran yang jumlah penumpang biasanya meningkat, “Selain tes urine, kami juga memeriksa kelayakan kendaraan dan surat kendaraan. Jika kendaraan dinyatakan tak laik, maka kami beri sanksi,” ujar Trio. @sul

print
(Visited 15 times, 1 visits today)

Shortlink: