Tak Berizin, Pabrik Tepung Oplosan Digrebek Satgas Pangan

Banyuwangi, BeritaTKP.Com – Satgas Pangan Polres Banyuwangi menggerebek Pabrik tepung oplosan tak berizin yang berada di Kelurahan Mandar, Pabrik yang memproduksi tepung untuk campuran pentol bakso itu berada di sebuah gudang yang tertutup rapat. Saat penggerebekan, beberapa pegawai sedang memproses pengoplosan dan pengepakan tepung oplosan tersebut.

AKP Sodik Efendi selaku Ketua Satgas Pangan yang juga menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Banyuwangi tersebut menjelaskan bahwa sebelum nya petugas sudah melakukan penyelidikan lantaran Karena yang bersangkutan tak memiliki izin akhirnya petugas melakukan penggerebekan.

Menurut kasat, pemilik Gudang, Gunawan (60) menciptakan produk baru tanpa izin, berupa tepung campuran untuk pentol bakso dari tepung Tapi ka merk Terong Mas dan tepung sagu merk Pratama. “Kedua tepung itu dioplos kemudian membuat produk baru dikasih merk Tiga Anak,” tambahnya.

Sementara Gunawan, pemilik gudang dan juga pabrik tepung oplosan mengaku tidak mengetahui jika perbuatannya melanggar hukum. Padahal pabrik itu sudah berproduksi selama lima tahun. “Saya tidak tahu jika ini ilegal. Besok segera saya akan urus izin. Tepung ini permintaan pasar. Ini buat campuran pentol,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Baca Juga :  Tumbuhkan Bangga Pahlawan, Ajak Murid TK Ziarah ke TMP

Dirinya mengakui, mendapatkan bahan tersebut dari Jember dan Banyuwangi saja. Sementara dari oplosan itu, dirinya mencetak lagi produk baru dengan ukuran 500 gram dengan harga Rp 40 ribu per bungkus. “Saya tidak setiap hari produksi. Tergantung pesanan. Satu kali produksi sekitar 10 sampai 50 bal,” pungkasnya.

Selanjutnya barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas, berupa mesin pencampur dan pencetak tepung serta bahan baku dari dua merk tepung yang dicampur masing-masing 2 ton, pabrik tersebut juga telah diberi garis polisi dan tidak boleh melakukan aktivitas pabrik lagi selain itu pelaku juga jerat dengan Undang-Undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan. @ridwan

print
(Visited 27 times, 1 visits today)

Shortlink: