Wali Kota Surabaya Beri Penghargaan Kepada Kejari Surabaya Dan Kejari Tanjung Perak

Surabaya, BeritaTKP.Com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya Didik Farkhan dan Kepala Kejaksaan Tanjung Perak Muhammad Rawi, telah mendapatkan penghargaan dari Wali Kota surabaya Tri Rismaharini, hal ini dikarenakan kedua institusi kejaksaan itu banyak membantu Pemkot Surabaya dalam menyelesaikan problem khususnya masalah aset.

Tidak salah jika Wali Kota Tri Rismaharini memberikan penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya dan Kepala Kejaksaan Tanjung Perak. Berkat bantuan kedua institusi kejaksaan itu, Pemkot Surabaya berhasil menyelamatkan beberapa aset dengan nilai ratusan miliar.

“Sejak saya minta bantuan kejaksaan, nilai yang diselamatkan Rp 346 Miliar sesuai NJOP. Kalau harga pasar bisa tiga kali lipat, Kalau kami minta bantuan kejaksaan karena mereka juga sebagai pengacara negara. Kalau tiap kasus harus bayar pengacara berapa uang rakyat yang keluar,” ujar Risma.

Dalam acara pemberian penghargaan terhadap kedua institusi kejaksaan tersebut Risma mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan pada kedua institusi kejaksaan, “saya sempat frustasi melihat permasalahan kasus tanah untuk menelusuri, mungkin butuh puluhan tahun untuk selesai bahkan tidak selesai. Karena itu saya atasnama pribadi dan warga Surabaya berikan penghargaan, saya ucapkan terima kasih tidak terhingga, Hampir 95 persen masalah hukum yang dihadapi Pemkot di support penuh oleh Kejari Surabaya dan Kejaksaan Tanjung Perak,” ujar Wali Kota Surabaya Tersebut.

Sementara itu Kepala Kejari Surabaya Didik mengaku penghargaan ini merupakan sebuah apresiasi yang membanggakan meski bantuan kepada Pemkot adalah bagian dari tugas serta kewajibannya. “Terima kasih bu wali, yang bentuk apresiasi ini adalah hal yang membanggakan. Sebetulnya ini bidang kami. Karena sesuai aturan jika ada SKK (Surat Kuasa Khusus) dari kepala daerah maka kami siap membantu dengan menjadi JPN (Kaksa Pengacara Negara),” kata Didik.

Baca Juga :  Bupati dan Kemenhub Banyuwangi Tanda Tangan Akselerasi Bandara

Didik juga tegaskan secara pribadi akan tetap siap membantu permasalahan hukum yang dialami Pemkot Surabaya meski dirinya akan dimutasi.”Secara institusi kami harus tetap siap membantu. Kalau saya pindah, asal sesuai dengan bidang saya maka saya akan support Bu Wali,” pungkas Didik.

Perlu Diketahui beberapa keberhasilan Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejari Surabaya diawali ketika berhasil menyelesaikan sengketa tanah pemkot di kendangsari sehingga Pemkot mendapat uang sewa Rp 9, 1 Milyar, lalu sengketa tanah di Indragiri 4 mendapat Rp 5,6 Milyar. Sengketa dengan Yarsis diselesaikan JPN sehingga Pemkot mendapatkan aset tanah senilai Rp 41 Milyar.

Masih soal sengketa tanah, JPN Kejari Surabaya membantu penyelesaian dengan PT Rungkut Megah Raya di kelurahan Kalirungkut sehingga Pemkot mendapat Rp 237,6 juta, dan di Kelurahan Panjang Jiwo Rp 242,5 juta. Selanjutnya tanah Jl. Raci sebesar Rp 175,3 juta. Jl Upajiwa setahun Rp 3,6 M.Kemudian penyelesaian sengketa dengan PT Kartika Kusuma Internusa (KKI) di kelurahan Kebraon diperoleh aset senilai Rp 30,4 Milyar. Dan terakhir penyelesaian sewa PT AJB Bumi Putera sebesar Rp 82,34 Milyar.

Baca Juga :  Jajaran Korem 084/BJ, Lanal dan Lanud Shalat Jumat Bersama di Masjid Polrestabes

Sedangkan Kepala Kejari Tanjung Perak Muhammad Rawi mengungkapkan pihaknya baru berhasil menyumbang kas Pemkot Surabaya sebesar Rp 6 Miliar atas aset Pemkot di Sumber Rejo. “Kami melakukan pendampangan progresnya untuk nilai aset di Dupak, TPA Benowo Rp 135 Miliar lebih dan yang berhasil kita sumbangkan baru Rp 6 Miliar atas aset Pemkot di Sumber Rejo,” ujar Rawi @red

print
(Visited 19 times, 1 visits today)

Shortlink: