Siasiakan 725 Juta, Perbaikan Gedung DPRD Kabupaten Malang Disesalkan

Malang, BeritaTKP.Com  – Sedikitnya Rp 725 juta di jadikan untuk dana pembiayaan perbaikan Gedung DPRD Kabupaten Malang, Face Off difokuskan untuk merehab bagian atap serta lantai gedung hanya saja Langkah perbaikan ini dipandang membuang anggaran saja, karena gedung dan isinya dinilai masih layak.

Badan Pekerja Malang Corruption Watch (MCW) Fahruddin menjelaskan bahwa Gedung DPR tersebut masih dibilang layak karena Pertama, jika melihat kebutuhan pengadaan, kami kira tidak urgent. Artinya kondisi ubin dan atap gedung DPRD masih layak. Kedua, anggaran senilai itu, cukup besar untuk perbaikan ubin (keramik lantai) maupun atap.

Fahruddin juga menegaskan, jika perbaikan bukan hal yang mendesak. Artinya, bukan saatnya memikirkan rehab gedung wakil rakyat dan jika memperhatikan dengan kebutuhan lain, akan lebih diprioritaskan. Salah satunya, untuk kebutuhan pelayanan publik, atau pendidikan.

Rehab gedung DPRD bakal menyentuh bagian atap serta ubin dengan nilai anggaran sebesar Rp 725 juta. Pengerjaan dilaksanakan oleh CV Dua Berlian beralamatkan di Junrejo, Kota Batu, sebagai pemenang lelang dan saat ini  para pekerja sudah mulai membongkar ubin di lantai dua serta tangga. Tidak ditemukan papan nama pihak ketiga yang tengah mengerjakan perbaikan.

Baca Juga :  Polres Bojonegoro Membuka Posko Pengaduan Terkait Tes Calon Pengisian Perangkat Desa

Sekretariat DPRD Kabupaten Malang Helijanti Koentari mengaku, proses perencanaan berjalan, sebelum dirinya menjabat sebagai Sekretaris DPRD. “Perencanaan sebelum saya disini (Sekwan,red). Kalau perbaikan memang perlu, meskipun tidak parah,” terangnya terpisah.

Menurut sepengetahuannya, beberapa ubin memang banyak yang harus segera diganti, karena faktor usia. Sementara khusus bagian atap hingga sampai mengakibatkan bocor juga tidak separah itu.  “Kalau ubin memang ada beberapa harus diganti, mungkin sekalian dengan keseluruhan diperbaiki. Atap kalau bocor, ya bisa dikatakan tidak separah itu juga,” tandasnya.

Sementara itu Wahyu Hidayat selaku Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya menjelaskan bahwa anggaran sudah menyesuaikan kebutuhan perbaikan berupa atap serta keramik lantai dan menurutnya Tahun ini, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp 109 miliar, yang 70 persennya untuk pekerjaan fisik. @ariwan

print
(Visited 22 times, 1 visits today)

Shortlink: