Direktur CV Global Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi

Mojokerto, BeritaTKP.Com  – Kasus korupsi pengadaan alat praktik sekolah di SMKN 2 yang merugikan negara Rp 1,202 miliar kini berhasil menangkap pelakunya dia adalah NS yang diketaui bahwa tersangka tersebut belum bebas dari masa hukuman di Lapas Ponorogo namun kini Direktur CV Global Inc berinisial NS kembali terjerat kasus korupsi baru.

Halila Rama selaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto menjelaskan bahwa NS ditetapkan tersangka 19 Juli 2017. Direktur CV Global Inc itu berstatus narapidana dalam kasus korupsi pengadaan alat praktik sekolah di Ponorogo.

Ia juga menjelaskan, dugaan korupsi ini terkait pengadaan alat-alat laboratorium atau alat praktik sekolah SMKN 2 Kota Mojokerto tahun anggaran (TA) 2013. Lelang proyek senilai Rp 3.284.039.900 itu dimenangkan PT Integritas Pilar Utama. Proyek tersebut di bawah tanggungjawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto.

“Tersangka masih menjalani hukuman di Lapas Ponorogo. Makanya untuk penetapan tersangka kemarin, penyidik harus datang ke sana, NS terlibat dalam proses pengadaan alat praktik sekolah SMKN 2 yang mengakibatkan kerugian negara Rp 1.202.705.668.000,” ujarnya.

Baca Juga :  Bandar Di Lapas Madura Setir Komplotan Pengedar Sabu

sebelumnya Kejari Kota Mojokerto menahan 4 tersangka terkait kasus korupsi ini. Dua diantaranya merupakan pejabat di Pemkot Mojokerto, yakni NRH selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan MHW selaku ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa. Sementara dua tersangka lainnya adalah Direktur PT Integritas Pilar Utama MA dan koleganya berinisial HT.

Namun Khusus tersangka NS, Kepala kejasan negeri tersebut berupaya melakukan pemindahan dari Lapas Ponorogo ke Lapas Mojokerto. Hal itu untuk mempercepat proses penyidikan yang masih perlu pengumpulan beberapa alat bukti.

“Para tersangka ini melakukan perbuatan melawan hukum dengan memarkup harga penawaran sementara (HPS) proyek pekerjaan serta menentukan pemenang lelang tidak sesuai ketentuan, Tentunya dalam perkara ini dia (NS) belum ditahan karena masih menjalani masa hukuman. Kalau sisa hukuman sudah habis, kami tahan untuk perkara ini,” pungkasnya. @sujoko

print
(Visited 35 times, 1 visits today)

Shortlink: