Tim Pora Lamongan Amankan Dua WNA asal Tiongkok

Lamongan, BeritaTKP.Com  – Tim Pora (pengawasan orang asing) Lamongan mengamankan dua warga negara asing (WNA) yang diamankan berkewarganegaraan Tiongkok dan sudah 2 bulan menghuni rumah kontrakannya di salah satu perumahan di Lamongan dan saat ini, dua WNA laki-laki berinisial HJ dan XY ini masih diperiksa di Kantor Kesbangpol Linmas Lamongan.

Sudjito selaku Ketua Tim Pora Lamongan membenarkan dua WNA diamankan berkat laporan masyarakat beberapa hari lalu. Laporan ini kemudian ditindaklanjuti Tim Pora Lamongan. Sejak menerima laporan, kata Djito, pihaknya sudah beberapa kali ke rumah kontrakan 2 WNA ini, namun mereka berdua selalu sulit untuk ditemui.

Saat diperiksa, dua WNA ini tidak bisa menunjukkan surat-surat keimigrasian.Mereka berdua mengaku sedang berwisata ke Lamongan. Namun surat-surat resmi dibawa temannya di Madura. “Komunikasi dengan mereka juga terbatas karena mereka tidak bisa bahasa Inggris ataupun bahasa Indonesia, sehingga kami bawa ke kantor,Kami juga masih memeriksa rumah kontrakan yang ditinggali mereka berdua bersama aparat terkait,” ungkap Sudjito.

Selain itu Tim Pora (pengawasan orang asing) Lamongan menemukan 70 unit handphone (HP) dari rumah kontrakan yang ditempati 2 warga negara Tiongkok. Selain HP, Tim Pora juga menemukan dokumen-dokumen pengiriman HP ke beberapa konter karena dirasa ada yang mencurigakan ketika pemeriksaan, Tim Pora kemudian mengumpulkan Muspika, pemilik rumah serta pengontrak rumah untuk mengetahui kejelasan keberadaan kedua WNA tersebut di Lamongan.

Baca Juga :  Sopir Taksi Online Jadi Korban Perampokan Dan Dibuang di Madura

Dari hasil koordinasi antar lembaga dan pemilik rumah, diketahui kedua orang asing tersebut memang bekerja untuk sebuah agen salah satu merk HP di Lamongan. “Dari keterangan itu, Tim Pora bersama muspika kembali melakukan pemeriksaan di rumah kontrakan, Setelah dilakukan penggeledahan, lanjut Sudjito, ternyata ditemukan dokumen-dokumen tentang pengiriman salah satu merk HP ke beberapa konter dan juga ditemukan HP sebanyak 70 unit. Karena diduga mengandung unsur pidana, akhirnya kejadian tersebut sekarang ditangani oleh Polres Lamongan,” ungkapnya.

Untuk kelanjutan kasus 2 WNA berkewarganegaraan Tiongkok ini, Sudjito masih menunggu dari petugas kepolisian Lamongan. Jika memang tidak ditemukan unsur pidana, aku Sudjito, maka kedua orang asing tersebut akan dilimpahkan ke pihak Imigrasi Surabaya untuk tindak lanjut pengecekan dari dokumen keimigrasian.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polres Lamongan, Aiptu Husain Kanit mengatakan kedua WNA, bersama dengan pemilik rumah dan pengontrak rumah dibawa ke Lamongan guna penyelidikan lebih lanjut. “Kami meemukan 70 unit HP tapi masih belum jelas ilegal atau legal, jadi masih perlu pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya. @nurA

Baca Juga :  Telanjang Bersama PSK, Kakek 79 Tahun Digerebek Satpol PP

print
(Visited 15 times, 1 visits today)

Shortlink: