Warga Sidoarjo Resahkan Tumpukan Sampah Di Sungai

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Petani dan warga yang tinggal atau memiliki lahan pertanian di sekitar sungai Mancas di Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo mengeluhkan tentang sungai tersebut dipenuhi tumpukan sampah limbah rumah tangga sepanjang kurang lebih 3 Km, Sampah yang memenuhi dan menyumbat aliran badan sungai tersebut melalui tiga dusun di Desa Gisik Cemandi. Di antaranya Dusun Gebang, Gebang Klopo dan Gebang Kulon.

Tak hanya itu, sampah di duga sampah limbah tersebut menyumbat aliran badan sungai dan menghambat pasokan air ke lahan petani, bahkan salah satu warga Gebang Koplo yang berprofesi sebagai petani yakni Kardi mengujarkan bahwa mengaku kondisi seperti ini sudah lama terjadi. Dan sampah-sampah tersebut tidak ada penanganan dari pihak terkait. Kardi mengaku tumpukan sampah tersebut berasal dari kali Gedangan.

Ia juga menjelaskan bahwa selama ini saluran air yang menuju ke Desa Gisik Cemandi untuk mengairi sawah tersendat, hingga menyebabkan pengairan tanaman petani tidak maksimal, “Aliran air di badan sungai ini tidak lancar sudah sejak tahun 2002. Baru sebulan kemarin ada rapat koordinasi dengan aparat desa dan sampah itu dibersihkan warga. Tapi baru 2 minggu dibersihkan, tumpukan sampah itu sudah sepanjang 3 Km, Sudah beberapa kali warga Gisik Cemandi berkomunikasi dan melaporkan ke pemerintah desa, namun tidak ada penanganan. Pemerintah desa selalu banyak alasan untuk membersihkan sampah yang menumpuk itu,” ujar kardi.

Baca Juga :  Pemkab Lamongan Didesak Bikin Museum

Bhakan efek yang di timbulkan dari tumpukan sampah tersebut  membuat petani gagal panen atau hasil panen tidak maksimal. Sebab sawahnya kurang air. Mereka terpaksa menyedot menggunakan mesin diesel dan pipa yang panjang untuk mengaliri lahannya. Dengan adanya sampah yang memenuhi dan menyumbat aliran sungai, para petani sekitar Desa Gisik Cemandi sering gagal panen. Bahkan ada lahannya yang dialihkan ke tanaman lain hingga akhirnya menjadi petani garbis.

Para petani juga mengaku bahwa hingga kini kendala yang paling berat, tumpukan sampah itu belum bisa terurai. Pihaknya meminta pemerintah Sidoarjo yang menangani sampah di aliran sungai untuk mengangkut ke tempat pembuangan, para petani juga mengharapkan solusi agar permasalahan sungai yang terhambat oleh limbah dan sampah tersebut bisa diatasi secepatnya. @hriB

print
(Visited 16 times, 1 visits today)

Shortlink: