Koramil Sukolilo Gelandang Brigjen Gadungan

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90

Gadungan, Andre Halim berseragam dinas TNI AD berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen)

Surabaya,BeritaTKP.Com  –  Pada kamis (18/08/2016)  Koramil Sukolilo Surabaya , menyerahkan empat orang untuk diamankan dari Apartemen Dian Regency Sukolilo , ke Polsek setempat.

Empat orang tersebut adalah Andre Halim  (brigjen TNI gadungan) , Hermansyah (Anggota Komite Investigasi Negara gadungan), Ali Mudrofir (sopir mobil rental), dan M Evendi Irawan warga probolinggo yang menjadi korban penipuan brigjen TNI gadungan.

Dandim 0831 Surabaya Timur, Letkol Inf Dodiet Lumwartono , bertegas “Karena bukan wewenang kami, seluruh pelaku kami limpahkan ke pihak kepolisian Polsek Sukolilo. Untuk diproses secara hukum,”.Dia menambahkan pihaknya hanya sebatas menangkap pelaku. Untuk selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Sukolilo.

Saat diinterogasi, Andre Halim, mengakui bila atribut Brigjen TNI untuk bertujuan melakukan penipuan. Karena, dengan berpakaian TNI dan memiliki jabatan tinggi setiap orang yang akan berbisnis barang antik dengannya akan lebih mudah percaya.

Modus pelaku ini akan memberikan souvenir berupa baju dan topi TNI kepada korban.”Maaf pak, saya meminta maaf kepada TNI. Saya sudah salah salah langkah,” kata Andre Halim. “Seragam TNI ini saya juga membeli di Bandung. Ya saya mengaku salah,” ujar pria berkumis tebal itu.

Baca Juga :  Kodim 0816/Sidoarjo Ikut Serta Dalam Gerakan Aksi Peduli Lingkungan Sidoarjo Bebas Banjir

Pelaku juga mengaku bila ia membuat sendiri surat perintah dari Mabes TNI. Surat itu yang gunanya untuk berjaga-jaga apabila ada pemeriksaan anggota oleh Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad).

Pelaku juga  membuat stempel Mabes TNI tiruan yang dibuatnya di Bandung yang hasilnya menyerupai stempel aslinya. Untuk melancarkan aksinya, pelaku juga menyewa mobil rental sekaligus dengan sopirnya.

“Ini bukti sinerginitas TNI kepada Polri. Karena ini masuk ke ranah tindakan melanggar hukum, maka pelaku kami serahkan ke polisi,”  ujar Dodiet.

Ia mengimbau pula kepada masyarakat supaya tidak mudah percaya dengan orang yang mengaku sebagai anggota TNI. Khawatirnya masyarakat bisa menjadi korban penipuan. Ia juga berpesan apabila masyarakat mengetahui anggota TNI yang dicurigai segera melapor ke Koramil atau Kodim setempat.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Ajun Komisaris Polisi (AKP) Simun saat dikonformasi membenarkan kejadian ini. Dikatakan, pihaknya telah menerima pelaku beserta barang bukti.

“Kami masih memeriksa pelaku secara intensif. Kasus ini masih dilakukan penyelidikan,” tegasnya.     @(Yono)

print
(Visited 66 times, 1 visits today)

Shortlink: