Pendangkalan Sungai Akibatkan Krisis Air Di Surabaya

Surabaya, BeritaTKP.Com – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan faktor penyebab krisisnya air di Kota Pahlawan ia menjelaskan bahwa faktor penyebabnya adalah Pendangkalan di Sungai Surabaya.

Namun Pemkot tidak mempunyai wewenang untuk melakukan normalisasi dalam hal ini “Kenapa saya ngotot kita ada waduk di Surabaya timur karena suplai dari atas sedikit sekali. Kita kan repot kalau beli dari Jasa Tirta. Lalu mau kita dalamkan kita diprotes seperti yang lalu saat saya keruk Sungai Kalimas agar tengah kota dan sekitar Balai Kota tidak banjir,” papar Risma.

Padahal,  jika ada normalisasi lumpur, maka sungai bisa menjadi tempat penampungan air ketika musim kemarau seperti saat ini masih ujar Risma Kalau didalamkan bisa jadi tampungan dan sudah berhasil didalamkan kalimas, biasanya kan banjir disini. Kemarin BBWS tegur kami, kalau tidak didalamkan banjir.

Dalam hal ini Risma juga mengungkapkan alasan pembuatan waduk atau embung di Surabaya. “Kenapa saya buat embung, agar warga Surabaya bisa mandiri dengan tidak bergantung pada air dari atas. Makanya kami perlu pendalaman itu tapi kewenangan itu bukan di kami,” tambah Risma.

Baca Juga :  Wali Kota Surabaya Rotasi 44 Pejabat Struktural

Wali Kota Perempuan pertama di surabaya tersebut berharap ada kelonggaran dari BBWS sebagai ‘pemilik’ sungai di Surabaya agar memperbolehkan adanya pendalaman. “Saya ingin di timur ada dam lagi, sehingga bisa menjadi tempat catchmen dan harapannya gitu meski kemarin agak ditegur untuk pendalaman. Bayanganku saat musim hujan bisa jadi tangkapan air hujan juga,” pungkas Risma. @sunardi/sul

print
(Visited 9 times, 1 visits today)

Shortlink: