Pemufakatan Jahat Oknum Staf Kelurahan untuk Kuasai Tanah

SurabayaBeritaTKP,Com – Keterbukaan Publik sudah manjadi Program Pemerintah Pusat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat bahkan pemerintah Pusat telah menetapkan UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan Publik, guna menjadikan masyarakat yang mandiri serta memahami tentang Birokrasi Pemerintahan yang bersih dan berwibawa .

Transparansi dan pelayanan menjadi tuntutan atas kinerja aparatur Pemerintahan yang mengemban tugas sepenuh hati sebagai memegang Teguh amanah Undang – undang Dasar 45 serta Pancasila sebagai pedoman Abdi Negara, Namun masih ada saja yang Mokong selaku aparatur Pemerintahan Sekretaris Kelurahan Kapas Madya Baru Suyatno telah mengabaikan amanah tersebut bahkan bermain dalam menjalankan jabatannya sehingga masyarakat yang di rugikan dengan ulah Oknum Aparatur Pemerintahan yang melakukan penyimpangan merekayasa dengan memalsukan data administrasi tentang lokasi bangunan yang ada di Kapas Lor Wetan III Buntu No 25 , milik Susanto dengan mengganti alamat lokasi menjadi Kapas Lor Gang 1 – 1G, BLK atas nama H.Yuwono .

Dengan dasar merekayasa Dokumen perubahan hak atas tanah di alamat tersebut H.Yuwono . Yang juga sebagai Pengurus RW , Mengklaim tanah tersebut adalah miliknya dengan Dalih mengatakan kepada Susanto bahwa tanah tersebut adalah milik Pemkot yang segera ada penggusuran , maka sampai saat ini Susanto sudah tidak menempati bangunan yang di huni, Susanto adalah salah satu ahli waris yang di atas alamat Kapas Lor Wetan III Buntu No 25 , karena keterangan dalam alamat tersebut adalah Petok D , dengan keterangan fatwa ahli waris yang salah satunya adalah Susanto , ihwal kejadian dari saudara yang menjual sebagian bidang tanah belakang seluas 30 meter persegi saja bukan semuanya ,Namun kenapa H.Yuwono mendirikan bangunan setengah jadi sampai depan yang mencakup seluruh luas tanah tersebut .

Baca Juga :  Bentuk Kerja Sama Pemerintah Kota Surabaya Dalam Merealisasikan Program

Ketika di konfirmasi oleh Tim Media Suyatno mengatakan bahwa perubahan alamat hak atas tanah atas permintaan H.Yuwono ,’’ saya merubah alamat lokasi atas permintaan pembeli bukan kemauan saya sendiri ,’’jelasnya. Sementara itu Lurah Kapas Madya Baru, Siswono ketika di konfirmasi melalui HP Selulernya terkait kasus perubahan dan penyerobotan tanah yang di lakukan oleh Stafnya Siswono malah melempar ke Susanto dengan mengatakan ,’’ Sampean datang ke Kantor saja mas, untuk masalah tanah pak Sekkel yang menghandle semua dan saya kira tidak ada yang salah kok karena pakar tanah ada di sini semua ,’’ Elaknya .

Persengkongkolan dan Pemufakatan jahat yang di lakukan oleh Oknum Sekretaris Kelurahan atas sepengetahuan Lurah Kapas Madya Baru Siswono dengan tukuan untuk menguasai tanah yang telah di miliki oleh Susanto , secara terpisah Arif Nur Yadin.Spd.SH.MM. Ketua Divisi Hukum dan Advokasi LSM Goverment Watch ketika di klarifikasi terkait masalah ini ,’’bahwa perbuatan Suyatno sebagai Sekretaris adalah melawan Hukum karena telah merubah data yang ada dengan di sertai fatwa dari pengadilan maka hal itu bisa di laporkan ke pihak berwajib dan bisa di gugat secara hukum ,’’ paparnya .

Baca Juga :  Bersihkan Calo diluar, Marak Percaloan Oknum Polisi di Satpas Colombo?

Masalah tanah adalah masalah yang krusial haruslah dengan kejelasan hukum yang kuat untuk memiliki maupun menjual bahkan merubah data haruslah melalui mekanisme dan proses secara benar serta Prosedural .@ Red.

print
(Visited 125 times, 1 visits today)

Shortlink: