Enam Pelaku Pembunuhan Di GOR , Dibekuk Satuan Reskim Probolinggo Kota

a3Probolinggo, BeritaTKP.Com – Andika Tegar (20) warga jalan Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kota Probolinggo, yang menjadi korban pembunuhan di GOR Ahmad Yani Kota setempat, yang selama ini misterius dan jadi perbincangan warga.

Setelah dilakukan penyelidikan selama beberapa hari, Senin (29/8/2016), Satreskrim Polres Probolinggo Kota, akhirnya menangkap 6 pelaku pembunuhan itu. 6 pelaku tersebut tak lain adalah teman korban sendiri, dalam gank aliran Hardcore [gank sepeda motor].

Enam pelaku ini ditangkap di Pulai Bali, yang telah di duga melakukan penhaniayaan terhadap korban hingga tewas. Para pelaku adalah BY, OD, IR, TI  , AY yang merupakan warga Kota dan Kabupaten Probolinggo.

Ironisnya lagi, salah satu pelaku pembunuhan itu adalah seorang gadis belia yang masih berusia 19 tahun, yang rata-rata para pelaku ini bertatto. Bahkan si gadis belia ini pun juga bertatto.

Sementara BY yang menjadi otk pelaku pembunuhan itu saat diperiksa polisi mengaku, ia memang nekat menganiaya korban bersama teman lainnya, karena dituduh mencuri gitar dan ang kas gank sebesar Rp 300.000.

“Dia mencuri barang dan uangnya anak – anak. Saya dan teman-teman marah, dan akhirnya kita hajar dia habis-habisan,”terang BY.

Baca Juga :  Cabuli Anak Dibawah Umur Honorer Satpol PP Langsung Dipecat

Sebelum peristiwa itu terjadi kata BY, korban tidak menggunakan miras. Namun, setelah itu, mereka antara korban dan para pelaku sepakat akan duel satu-satu, yang sebelumnya sama-sama menenggak miras.

AKBP Hando Wibowo, Kapolres Probolinggo Kota, mengatakan para pelaku ini terbilang sadis sat menganiaya korban. Bahkan,  saat korban sudah tak bergerak, mereka para pelaku masih menganiayanya habis-habisan.

Sedangkan si pelaku perempuan, kata Kapolres, ia juga turut serta melakukan penganiayaan, dan dia juga yang memberi tahu teman lainnya kalau korban saat itu sudah tak bernyawa setelah di hajar.

“Kejadiannya pada 24 agustus 2016 lalu, tepat di belakang GOR Ahmad Yani, kita menemukan sesosok mayat dan melakukan pemeriksaan saksi – saksi. Setelah dilakukan penyelidikan, khirnya kami berhasil menangkap 6 pelaku yang suah kabur ke Bali,”terangnya.

Ke enam pelaku tersebut dijerat pasal 351 ayat 3 Jo 170 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja ditemukan tewas di belakang gedung olahraga (GOR) Kota Probolinggo, korban tewas dengan luka lebam di sekitar wajah dan muntah darah serta ditemukan 4 butir pil koplo di tangannya, pada 24/8/2016 lalu.(aa/bok).

Baca Juga :  Ingin Jadi Pemusik, Hari Purnomo Nekat Curi Keyboard

print
(Visited 76 times, 1 visits today)

Shortlink: