Anggota Polsek Semampir Diduga Hamili Seorang Wanita Pegawai Harian Lepas

Surabaya, BeritaTKP.Com – Kabar buruk kembali menimpa nama baik polisi, setelah banyak pemberitaan di media massa tentang  polisi melakukan Pungutan Liar (Pungli) bahkan terlibat kasus narkotika kini kembali dikabarkan dengan kasus pencabulan.

Kabar tersebut menimpa Polsek Semampir, dimana salah satu anggotanya seorang polisi berpangkat Bripka berinesial DD diduga telah melakukan pelecehan seksual bahkan menghamili Jessica yang tak lain adalah seorang  pegawai harian lepas (PHL) unit Lantas Polsek Semampir, Surabaya.

Diketahui sebelumnya Bripka DD yang merupakan Anggota Lantas tersebut bertugas di Unit Provost Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Selanjutnya berpindah ke Unit Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Semampir.

Mengetahui Jessica yang bekerja sebagai pegawai harian lepas (PHL) unit Lantas Polsek Semampir tersebut hamil, Jessica pun langsung dipecat dari pekerjaanya, namun hal tersebut di tepis oleh Kompol Naufil selaku Kapolsek Semampir, ia mengujarkan bahwa Jessica mengundurkan diri dan tidak di pecat. ” Kita nggak melakukan tindakan, gak ada yang dipecat, dia mengundurkan diri, kok,” ujarnya.

Padahal menurut informasi Jessica yang diketahui Hamil, langsung pecat oleh Kapolsek Semampir Kompol Naufil, sementara pelaku Bripka DD hanya diberi Sanksi dengan digeser dari kesatuannya dan ditugaskan ke Unit Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Semampir.

Baca Juga :  Ikuti Haul , Pemuda Probolinggo Di Bui

Tak hanya itu dalam kasus ini ada pihak yang belum bisa percaya bahwa kehamilan Jessica dilakukan oleh salah satu anggotanya yakni Bripka berinesial DD, salah satunya adalah Kompol Naufil selaku Kapolsek Semampir, saat di konfirmasi oleh awak media ia menegaskan bahwa hal tersebut belum bisa dibuktikan, “Belum bisa kita tindak tegas karena tidak bisa dibuktikan kalau memang ada perbuatannya seperti itu, akan kita tindak tegas,” imbuhnya.

Atas segala tuduhan tentang Jessica yang mengundurkan diri dan perbuatan Bripka DD yang hanya dugaan menghamilinya, tentu membuat depresi tersendiri bagi Jessica, selain kehilangan pekerjaan dan kehormatanya sebagai wanita ia juga harus berjuang untuk mendapatkan tanggungjawab dari seseorang yang telah menghamilinya tersebut.

Dalam kasus ini korban yang sakit hati dan malu lantaran anak yang dikandungnya tak diakui oleh Oknum polisi yang telah menghamilinya tersebut ia berencana akan melakukan tes DNA,  “Saya akan tuntut dan membuktikan dan Saya akan melakukan tes DNA, karena saya hanya minta Keadilan,” ujarnya. @red

print

Incoming search terms:

  • jamil polsek semampir
(Visited 57 times, 1 visits today)

Shortlink: