Kembangkan Smart City, Surabaya Akan Dibantu Kedutaan Perancis

Surabaya, BeritaTKP.Com – Kedutaan Perancis akan mendukung Surabaya menjadi smart city melalui teknologi 3D untuk sistem operasional kota Hal ini dilakukan dalam rangka Konsistensi Pemerintah Kota Surabaya dalam mengembangkan teknologi smart city.

konselor pertama Kedutaan Besar Perancis untuk Indonesia dalam acara 3DExperience Forum di hotel Shangri-La, Surabaya menjelaskan bahwa pihaknya mengapresiasi Pemkot Surabaya yang sangat concern dalam pengembangan smart city, pihaknya juga melihat potensi yang besar bagi Surabaya untuk terus dikembangkan, khususnya dalam hal inovasi teknologi.

Atas dasar tersebu pemerintah Perancis menjembatani kerja sama antara pemerintah kota Surabaya dengan Dassault Systemes, sebuah perusahaan asal Perancis yang menyediakan sistem operasional 3D terintegrasi.

“Melalui platform 3DExperience yang terintegrasi, kami akan membantu Surabaya untuk mencapai kolaborasi, perencanaan dan simulasi yang lebih baik dalam proyek-proyek cerdasnya,” ujar Philippe Foresti, Executive Vice President, Global Affairs and Communities di Dassault Systemes.

Dan Salah satu teknologi 3D yang dapat diaplikasikan adalah pembagian informasi yang efektif dan data yang akurat tentang kota yang berasal dari satu sumber virtual, Sistem dari 3DExperience’s Collaborative Environment dapat mengintegrasikan data kota secara virtual, seperti informasi mengenai suatu gedung di tengah kota, berapa energi yang diperlukan, bagaimana transfer energi di dalamnya serta data intelegent lainnya lewat sebuah simulasi virtual, seperti yang telah diterapkan di Singapura.

Masaki Sox Konno, Managing Director, Asia Pasific South, Dassault Systemes juga menerangkan bahwa Dalam hal ini, Surabaya menjadi kota pertama diadakannya 3DExperience Forum dari Dassault systemes. Pihaknya juga menawarkan peluang bagi Indonesia ketika para pemimpin lokal, influencer, dan pakar industri memberikan informasi dan berbagi pendapat mereka mengenai kota di masa depan dan perkembangan industri.

Baca Juga :  Dalam Kamar Kos 2 Siswa dan 1 Siswi Digerebek

Tak hanya itu  Acara ini juga memamerkan inovasi 3D terbaru yang dibangun di atas platform 3DExperience yang telah terbukti, 3DExperience juga dapat membantu industri maupun bidang pemerintahan lainnya, Ada juga aplikasi modeling untuk simulasi produk dan barang, perancangan dalam dunia manufaktur, manajemen proyek, sehingga orang bisa bekerja dalam proyek yang sama, dalam waktu yang sama, meski tidak berada di tempat yang sama.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dalam video sambutannya mengatakan, teknologi sangat dibutuhkan untuk percepatan pelayanan kepada masyarakat. “Percepatan pelayanan yang utama, layanan apapun di bidang apapun harus cepat dan akurat. Untuk itu, penggunaan teknologi sekiranya dapat membantu dalam hal ketepatan waktu dan sasaran pelayanan, kecepatan dan transparansi pertanggungjawaban keuangan pemerintah,” ujarnya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini melalui video sambutannya menyampaikan selamat datang kepada kurang lebih 500 peserta dari berbagai negara, bidang pemerintahan, pelaku bisnis dan ahli industri yang hadir. Risma yang sedang berada di Irlandia untuk menerima penghargaan Learning City bagi Surabaya dari UNESCO menyatakan, dirinya sangat senang dan merasa terhormat karena Surabaya dipercaya menjadi forum internasional ini.

Baca Juga :  Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan di Periksa Maraton Oleh Kejati JATIM

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan pada kota Surabaya untuk menjadi tuan rumah bagi forum ini. Semoga bapak ibu sekalian kerasan di Surabaya dan jangan lupa mencicipi kuliner khas Surabaya yang nikmat,” pungkasnya dalam sambutan.  @red

print
(Visited 11 times, 1 visits today)

Shortlink: