Polisi Berhasil Bekuk 5 Orang Tersangka Pembobolan Mobil Anak Wali Kota Surabaya

Surabaya, BeritaTKP.Com – Pembobolan mobil yang ditumpangi Fuad Bernardi (27), anak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sempat menjadi bahan pemberitaan di sejumlah media, hingga akhirnya polisi berhasil menangkap para pelaku pembobolan mobil tersebut, kejahatan ini dialami Fuad untuk yang keduakalinya dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Diketahui bahwa pelakunya adalah Ferdinand Rodolf (43) alias Ferry dan Mochamad Imron (45), mereka adalah dua pelaku yang membobol mobil yang ditumpangi Fuad Pada 7 Agustus lalu, mobilnya disantroni bandit yang memecah kaca jendela mobilnya Tas berisi laptop digondol.

Hingga saat itu Polisi dalam waktu yang tidak lama berhasil menangkap satu orang pelaku, sedangkan dua pelaku lainnya dalam pengejaran, dalam hal ini Bandit itu melakukan aksinya pada Selasa, 12 September 2017, pukul 12.30 WIB saat mengisi bahan bakar bakar di SPBU Jalan Kayoon Surabaya dan beruntung Aksi mereka tertangkap kamera CCTV.

Dari rekaman cctv SPBU Kayoon yang menyorot aksi tersebut. Saat itu Fuad sedang mengisi bahan bakar di SPBU di Jalan Kayoon. Dia keluar namun tak lupa menutup pintu mobil.Fuad keluar ke arah petugas pengisi di dekat dispenser SPBU. Setelah sebuah mobil di samping Fuad keluar sehabis mengisi BBM, sebuah motor berboncengan dua orang datang. Motor itu melewati samping mobil Fuad lalu berhenti di depan mobil.

Satu orang yang dibonceng turun lalu berjalan ke arah dispenser SPBU. Namun dia berjalan balik lagi ke depan mobil sambil melongok ke jendela untuk mengetahui isi dalam mobil. Dia lalu mengambil HP dan berpura-pura telepon sambil berjalan ke samping mobil.Setelah dirasa aman, orang itu membuka pintu dan mengambil tas di dalam mobil. Setelah menutup pintu mobil, dia berlari ke arah temannya yang menunggu di depan mobil. Kaburlah dia.

Baca Juga :  ABG 18 Tahun Cabuli Gadis 12 Tahun

Sungguh cepat adegan yang terjadi. Mulai dari kedatangan hingga mencuri, membutuhkan waktu tak lebih dari 1 menit. Kedua pelaku sepertinya sudah biasa melakukannya. Dan polisi mengakui itu.”Dalam kurun waktu 4 bulan kedua tersangka telah melakukan aksi di 12 TKP di wilayah Surabaya. Empat diantaranya dilakukan di SPBU, sisanya dilakukan di area pertokoan dan Asrama Haji Sukolilo,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal.

Dan  pada tanggal 18 September 2017, Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah melakukan penyelidikan berhasil menangkap Imron di Gresik dan pada tanggal 20 September 2017 menangkap Ferry di daerah Sukomanunggal Surabaya.

Dalam hal ini barang yang dicuri dari mobil Fuad ialah satu buah tas mewah merek Coach warna cokelat, satu buah HP merk Samsung Galaxy J5 Pro warna abu-abu, dan satu buah HP merk Samsung Galaxy Note 5 warna hitam, Barang hasil curian ini dijual kepada penadah Masturi (37) lalu dari Masturi dijual lagi kepada Fauzi (27), selanjutnya Fauzi menjual barang tersebut kepada Endrianto (27).

Salah satu pelaku yakni Imron mengaku tidak tahu bahwa yang dicurinya saat itu adalah barang milik anak wali kota, Tak hanya melakukan aksi sekali, ternyata kedua tersangka yakni Ferry dan Imron sudah berulang kali melakukan pencurian dengan modus yang sama, membobol mobil saat pemiliknya lengah karena mengisi BBM.

Kombes Pol M Iqbal selaku Kapolrestabes surabaya menjelaskan bahwa Dua orang ini sudah lama menjadi pelaku pencurian. Sudah 2-3 kali keluar masuk lapas. Mereka mencuri dengan modus yang sama, yaitu mereka melihat korban lengah tidak mengunci pintu kemudian dalam waktu sekejap mereka ambil barang-barang berharga yang ada di dalam mobil.

Baca Juga :  Pemkot Polisi Amankan Pencuri Kayu Gelondong Sonokeling

Dengan modus pencurian yang sama, dalam kurun waktu 4 bulan mereka telah melakukan aksi di 12 TKP di wilayah Surabaya. Empat diantaranya dilakukan di SPBU, sisanya dilakukan di area pertokoan dan Asrama Haji Sukolilo bahkan Sebelum melakukan pencurian Ferry menghubungi Imron terlebih dahulu. Kemudian mereka mencari sasaran di area SPBU atau area tempat parkir pertokoan, menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna merah-hitam dengan nomor polisi L 6490 K milik Ferry.

Dalm melancarkan aksinya kedua pelaku tersebut saling membagi tugas, Imron bertugas untuk mengambil barang sedangkan Ferry yang jadi jokinya, Imron mengaku bahwa mereka mampu melakukan pencurian dalam waktu kurang dari satu menit. Uang dari hasil pencurian itu digunakan untuk membiayai sekolah anaknya.

Kapolres Iqbal juga mengatakan bahwa kedua tersangka sudah 2-3 kali keluar masuk lapas. Mereka mencuri dengan modus yang sama yaitu mereka melihat korban lengah kemudian dalam waktu sekejap mereka ambil barang-barang berharga yang ada di dalam mobil. @red

print
(Visited 20 times, 1 visits today)

Shortlink: