Produksi Mercon, Pengasuh Pondok Pesantren Diamankan Polisi

Sumenep, BeritaTKP.Com – Seorang oknum pengansuh pondok pesantren Di sumenep harus diamankan oleh petugas kepolisian, hal ini dikarenakan ZA (53), salah satu pengasuh pondok pesantren di Desa Bragung, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, tersebut kedapatan menguasai, membawa, dan memiliki persediaan bahan peledak (handak) berupa mercon.

Hal ini dilakukan oleh petugas saat melakukan operasi Sikat Semeru 2017, “Kami menangkap tersangka di rumahnya. Tersangka didapati menyimpan, menyembunyikan, dan mempergunakan handak untuk memproduksi petasan,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi.

Selain itu dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita 4 renteng petasan berdiameter 1,5 cm, 4 cm, dan 6 cm. Selain itu, juga didapati 403 petasan jenis sreng dor, tak hanya itu petugas juga mengamankan juga mengamankan 651 selongsong petasan kosong, 310 selongsong petasan yang telah terisi separuh bubuk mercon, 242 selongsong petasan yang telah terisi penuh bubuk mercon.

Selain petasan siap jual dan petasan setengah jadi, polisi juga menyita 1 bendel kertas pembuat selongsong petasan, 2 kayu tatakan, dan 1 kotak peralatan untuk membuat petasan, Saat diperiksa, tersangka mengaku membeli bahan-bahan peledak pembuat mercon itu dari seorang sales yang tidak dikenalnya.

Baca Juga :  Maling Pick Up Pincang Setelah Kakinya Di Lubangi

“Barang-barang bukti berupa handak dan bahan-bahan petasan kami kirim ke laboratorium forensik. Sedangkan tersangka ditahan di Mapolres Sumenep,dan Atas perbuatannya,tTersangka dijerat pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat no 12 tahun1951″ pungkas Suwardi. @samslA

print
(Visited 10 times, 1 visits today)

Shortlink: