Gelapkan Uang Perusahaan, Sales Mainan Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Surabaya, BeritaTKP.Com  – Seorang sales mainan dituntut hukuman 6 tahun penjara lantaran telah dianggap melakukan penggelapan yang merugikan korbannya lebih dari Rp 1 miliar.

Yakni Heri Prakoso ia dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum Nur Laila pada sidang yang digelar di Ruang Kartika 2 Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis 28/9/2017, dengan kurungan penjara 6 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 5 tahun penjara.

Perbuatan terdakwa diketahui setelah diadakan audit. Pasalnya, perusahaan banyak mendapat komplain dari kustomer. Saat itulah diketahui jika perusahaan dirugikan oleh terdakwa. Namun posisi terdakwa saat itu sudah keluar dari perusahaan dan Perbuatan terdakwa sesuai dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dan dan Undang Undang Tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dalam kasus ini Modus yang digunakan terdakwa adalah membuat order fiktif dan membayar dengan Biro Gilyet (BG) kosong. Perusahaan tak tahu apa-apa saat para kustomer datang menagih. Akibat perbuatannya ini, perusahaan dirugikan lebih dari Rp 1 miliar, namun, toko atau perusahaan yang ditipu terdakwa tidak hanya ada di Surabaya saja, tetapi juga ada di Malang, Purwokerto, Depok, Solo, Bandung, dan kota lainnya.

Baca Juga :  Berhasil Lolos X-Ray, Jaringan Pengedar Sabu Antar Pulau Berhasil Ditangkap

Dalam kasus ini juga diketahui bahwa terdakwa juga mempunyai sebuah gudang yang berada di kawasan Ngagel. Gudang itu digunakan untuk menyimpan semua barang yang telah diordernya secara fiktif dan gudang itu diduga juga hasil dari penggelapan yang dilakukannya. @har

print

(Visited 13 times, 1 visits today)

Shortlink: