Jualan Pil Teler, Dua Kuli Bangunan Diamankan Polisi

Lumajang, BeritaTKP.Com  – Dua kuli bangunan yakni Hariyanto (42), warga Kelurahan Kutorenon Kecamatan Sukodono dan Hadi (29), warga Desa Tanggung Kecamatan Padang  tertunduk malu, saat digelandang ke ruang pemeriksaan hal tersebut dilakukan lantaran dua orang kuli bangunan nekat jualan pil teler di Lumajang.

“Kedua pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini ditangkap, lantaran kedapatan mengkonsumsi dan mengedarkan obat keras berbahaya, atau pil koplo jenis dextro dan trex,” ujar Kasat Narkoba Polres Lumajang, AKP Priyo Priambodo.

Keduanya tiddak hanya menjual pada teman kerjanya, tapi para pemuda kerap membeli pil. Per bungkus pil teler jenis dextro berwarna putih di jual seharga dua puluh ribu rupiah saja. Sementara pil berwarna kuning ia jual seharga tiga puluh ribu rupiah.

Kedua pelaku mengaku  sekitar 1 bulanan jual pil teler. Untuk membeli pil untuk dijual, keduanya mengaku dari seseorang di Jember. Pengakuan tersangka, selain untuk menambah penghasilan, ia nekat mengkonsumsi barang haram ini untuk penambah stamina saat ia kerja. “Minum pil itu pusingnya gak begitu parah, pokok pusing langsungs saya bawa kerja. Bisa nahan panasnya gak begitu terasa,” aku Hariyanto salah satu pelaku.

Baca Juga :  Demi Bayar Kost, Mantan Napi Bobol Toko

Hingga akhirnya kedua kuli tersebut berhasil diamankan oleh petugas sat narkoba Polres setempat Dari tangan tersangka, polisi menyita ratusan butir pil koplo, handphone dan uang tunai. Akibatnya, kedua kuli bangunan ini harus mendekam di sel tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbutannya tak hanya itu aparat kepolisian juga sedang melacak asal usul barang sesuai dengan kontak di Handphone keduanya. @ridwan

print
(Visited 7 times, 1 visits today)

Shortlink: