Tiga Dari Enam Remaja Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP Ditangkap Polisi

Surabaya, BeritaTKP.Com – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil mengamankan Tiga pemuda pelaku pemerkosaan terhadap siswi SMP, pelaku terdiri dari M Juhri (24) asal Sampang Madura, M Ismail (21) asal Jalan Bulak Banteng Gang Pandu Surabaya, M Halim (20) asal Jalan Kapas Madya Surabaya.

Mereka terbukti melakukan aksi tindakan pencabulan terhadap gadis 14 tahun sebut saja dengan Bunga, pelajar kelas 2 SMP di Surabaya. Tragisnya aksi biadab tersebut dilakukan secara bergantian tepatnya terjadi Kamis 28/9/2017 malam di bangunan sekolah TK di daerah Tambak Wedi Surabaya.

Dalam kasus Pencabulan itu sendiri sebenarnya dilakukan oleh 6 pemuda, dan baru tiga pemuda yang dapat diamankan untuk tiga pelaku menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Alasan mengapa tiga pemuda memperkosa gadis 14 tahun secara bergantian ternyata aksi biadab tersebut dilakukan lantaran korban, sebut saja Bunga, pelajar kelas 2 SMP di Surabaya, dalam kondisi mabuk terpengaruh miras jenis Cukrik yang diminumnya.

Awalnya peristiwa tersebut, enam pelaku ini mengajak korban untuk menggelar pesta miras, Kamis (28/9) malam di bangunan sekolah TK di daerah Tambak Wedi, Surabaya.Berjalannya pesta miras, enam pelaku ini mengetahui kalau korban sudah dalam kondisi mabuk berat. Dari sinilah akhirnya nafsu enam pemuda muncul hingga akhirnya dilakukan aksi pencabulan secara bergantian.

Baca Juga :  Hampir Tewas, Motor Jambret Suko Dibakar Dan Dimassa

Terungkapnya kasus pencabulan ini ketika adanya patroli dari anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Ternyata ketika di lokasi kejadian, ada kerumunan dan saat anggota mendekati, ada tiga pelaku berhasil kabur. Sedangkan empat termasuk korban dapat diamankan.

Hingga selanjutnyan ketiga tersangka ini berikut korban lanjut diamankan dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk diintrogasi. Ketiga pelaku ini akhirnya mengakui telah menggilir korban, Kini ketiganya dijebloskan ke dalam penjara dan akan dijerat dengan Pasal 81dan 82 UU RI No.35 tahun 2014 atas perubahan UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang ancamannya diatas 10 tahun penjara. @sul/yan

print
(Visited 23 times, 1 visits today)

Shortlink: