Hati-Hati ! Petugas PLN Gadungan Ngecer Alat Penghemat Listrik Abal-Abal

Mojokerto, BeritaTKP.Com – Kini penipuan yang mencatut nama PLN mulai marak kembali bahkan di banyak kota dan kini terjadi di Mojokerto, pelaku penipuan tersebut mengaku sebagai petugas PLN yang berpura pura bisa memasangkan alat meteran listrik bahkan menjual alat penghemat listrik abal-abal ke masyarakat.

Salah satu korbanya adalah warga yang tinggal di Desa Kejagan, Trowulan, Mojokerto yang menjadi korban penipuan penjualan alat penghemat listrik, ia mengungkapkan bahwa para pelaku berpakaian rapi berjumlah 5 orang. Mereka menyasar pelanggan PLN yang menggunakan meter kWh model lama.

Ia menambahkan para pelaku datang ke rumahnya menawarkan alat penghemat listrik. Alat berbentuk kotak itu diklaim pelaku mampu menghemat pemakaian listrik di rumahnya minimal 10%, “Para pelaku mengaku petugas PLN, katanya alat itu bisa menghemat listrik dan kami diminta membeli,” ujarnya.

Termakan bujuk rayu pelaku, lanjut Lilik, orang tuanya pun membeli alat tersebut dengan harga Rp. 350.000, para korba di suruh membeli dan langsung dipasangkan oleh pelaku di rumahnya namun saat salah satu warga membongkar alat penghemat listrik tersebut ternyata isinya hanya kabel dan lampu kecil.

Baca Juga :  Kapolres KP3 Lakukan Opensif CAMER

Merasa di tipu oleh petugas PLN abal abal tersebut akhirnya korban menelfon nomor petugas abal abal tersebut, korban mengaku berusaha meminta uangnya dikembalikan dengan menghubungi nomor ponsel salah seorang pelaku namun pelaku yang mengaku dari Jawa Tengah, menolak permintaan tersebut, “Dua tetangga saya juga kena tipu, tapi kami memilih mengikhlaskan daripada urusannya panjang,” ungkapnya.

Sementara itu Asisten Manajer Pelayanan dan Administrasi PLN Area Mojokerto Cynthia Dewi Ariyani memastikan, PLN tak menjual alat penghemat listrik. Menurut dia, penipuan itu merupakan modus lama yang kini kembali muncul. “Kami tak pernah menjual alat penghemat listrik, kami imbau masyarakat berhati-hati. Kalau ada sesuatu silakan hubungi call center kami di 123,” pungkasnya. @tatak/ariwan

print
(Visited 36 times, 1 visits today)

Shortlink: