Mantan Pejabat Pemkab Sidoarjo Ditangkap Polres Sidoarjo Atas Penetapan Kasus Korupsi

Sidoarjo, BeritaTKP.Com  – Kasus korupsi pembangunan jalur ekstrim di Lingkar Timur yang dibangun dengan dana APBD Kabupaten Sidoarjo tahun 2015 senilai Rp 1,742 milyar kini telah menemukan tersangkanya, yakni Mulyadi Mantan Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo yang sekarang sudah pensiun dini itu dijerat lantaran dianggap paling bertanggungjawab dalam proses pembangunan jalur sepeda yang diduga ada penyimpangan.

Mulyadi ditetapkan sebagai tersangka oleh Unit III Pidana korupsi (Pidkor) Satreskrim Polresta Sidoarjo atas kasus dugaan korupsi pembangunan jalur ekstrim tersebut.

Kompol M Harris selaku Kasatreskrim Polresta Sidoarjo mengungkapkan bahwa dalam proyek itu prakteknya ada kesalahan prosedur dan pada saat proses pihak pejabat juga meminta keuntungan. “Satu tahun lebih pekerjaan itu belum juga selesai. Padahal anggaran sebesar Rp. 1,742 milyar itu sudah dikucurkan semua,” ungkapnya.

Ia juga mengujarkan bahwa setelah pihaknya mendalami kasus itu ditemukan ada pemalsuan dokumen dan stempel yang dilakukan oleh konsultan Martono. Dari situlah anggaran itu di kucurkan secara penuh. “Kalau untuk konsultan berinisial Martono ini masih sebagai saksi. Kalau tersangka ini menjabat sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dalam proyek jalur ekstrim tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kunjungan DBKL Malaysia dan Majlis Perwakilan Penduduk Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur

Dalam proses pekerjaan yang dimenangkan CV. Sinar Cemerlang, hingga kini pekerjaan proyek yang berada di Jalan Lingkar Timur (JLT) Kabupaten Sidoarjo itu masih mangkrak, dan dari hasil pemeriksaan tim audit Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kerugian negara senilai Rp 578 juta. “Namun, untuk uang cash yang kami sita senilai Rp 168 juta, termasuk dokumen-dokumen lainnya juga kami sita,” ujarnya.

Sementara itu untuk saat ini  penyidik sudah melimpahkan berkas tahap satu ke pihak penuntut umum Kejari Sidoarjo. “Sudah kami lakukan, tadi pagi kita gelar bersama dengan penuntut umum,” jelasnya dengan menyebut tersangka Mulyadi tidak ditahan karena kooperatif saat proses penyidikan. @lutf/har

print
(Visited 18 times, 1 visits today)

Shortlink: