Lakukan Pelanggaran Keimigrasian, Mantan Pelatih Mitra Kukar Diamankan

Ponorogo, BeritaTKP.Com – Lars Goran Stefan Hansson, mantan pelatih Mitra Kukar (Kutai Kartanegara) diamankan oleh petugas Imigrasi Kelas III Ponorogo hal itu dilakukan lantaran Lars Goran Stefan juga diduga melakukan pelanggaran keimigrasian.

Berawal dari Kantor Imigrasi Kelas III Ponorogo mendapat informasi dari Tim Pengawasan Orang Asing di Pacitan tentang keberadaan Lars Goran Stefan, Dari informasi tersebut Tim dari Kantor Imigrasi Kelas III Ponorogo, bergerak ke sana mengecek kebenaran. Setelah dicek paspornya, ternyata melebihi batas.

Lars Goran Stefan Hansson, tiba di Indonesia pada 28 Januari 2017. Sesuai dengan visa yang dimiliki, katanya, hanya izin bebas wisata di Indonesia dengan jangka waktu 30 hari. Lars Goran Stefan Hansson telah tinggal lebih dari tujuh bulan tinggal di Indonesia, melebihi izin yang diberikan. Karena diketahui, izin tinggalnya sudah lewat.

“Pengakuannya sih berlibur. Tapi orangnya diduga mencari pekerjaan di Pacitan sebagai pelatih bola juga, Paspornya kami bawa dan orangnya kami minta datang ke kantor pada 28 September 2017, lalu,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Ponorogo, Najarudin Safaat.

Baca Juga :  Tsamara Amany, Mahasiswi Cantik Generasi Milenial Yang Cinta Politik

Saat ini Lars Goran Stefan Hansson diamankan di Kantor Imigrasi Kelas III Ponorogo, untuk diperiksa. Hansson diduga melakukan pelanggaran keimigrasian sesuai dengan pasal 78 ayat (3) Undang-undang no 6 Tahun 2011tentang keimigrasian. @ridwan

print
(Visited 11 times, 1 visits today)

Shortlink: