Dua Bonek Jadi Tersangka Lantaran Ujar Kebencian di Medsos

Surabaya, BeritaTKP.Com – Slamet Sunardi (20) warga Jalan Tubanan Baru dan Jhoni Simanjuntak (38) Jalan Kalisari Surabaya diamankan oleh anggota Reskrim Polrestabes Surabaya, hal itu dilakukan setelah terungkapnya dua pelaku MJ (24) warga Jalan Pogot Surabaya dan MS (19) warga Jalan Balongsari Surabaya  atas aksi bentrok pada Sabtu (30/9) dini hari yang melibatkan Bonek dengan PSHT hingga dua pesilat tewas.

Dua orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka lantaran keduanya adalah orang yang memiliki peran sebagai penyebar kebencian atau menghasut lewat media sosial (Medsos), dua pelaku ini sengaja menulisan tuitan yang mengundang massa Bonek untuk berkumpul itu mereka menulis.

“Lek koen rumongso BONEK..Iek koen rumongso loroh ati ndeiok dulur2’mu di gepuk’i karo pendekar2 PSHT mau,, ayoo nglumpuk ng pom bensin baiongsari saiki…  Tak enteni dulur..gak usah ngenteni bales mene  #Salam Satoe Nyali “

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard M Sinambela menjelaskan, atas perkara ini keduanya akan dijerat terkait kasus ujaran kebencian yang mana kedua tersangka ini memposting di medsos miliknya di Facebook dan Twitter yang intinya kalimat tersebut adalah kalimat ajakan, kalimat provokasi sehingga para simpatisan pendukung klub sepak bola dalam hal ini Bonek berkumpul di TKP yaitu di SPBU Balongsari. “Dengan postingan itu yang sifatnya ajakan menghasut, sehingga banyak massa berkumpul dan terjadilah kejadian pengeroyokan yang akibatkan dua pesilat tewas,”ujarnya.

Baca Juga :  Bawa Sabu, Warga Mojosari Dibekuk Polisi

Dan kini kedua pelaku yang berhasil diamankan tersebut akan dijerat dengan pasal 28 ayat 2 undang-undang ITE  No. 11 tahun 2008 yang ancaman hukumannya 6 tahun penjara.  @lutf/sul

print
(Visited 25 times, 1 visits today)

Shortlink: