Tahanan Kabur Kasus Asusila Menyerahkan Diri

Jombang, BeritaTKP.Com – Buronan seorang narapidan atas kasus pencabulan anak di bawah umur yang nekat kabur dari sel tahanan sejak dua tahun yang lalu akhirnya kembali ke sel tahanan, ia menyerahkan diri karena sejak ia kabur merasa di bayang bayangi oleh hukuman yang belum ia selesaikan.

IM (20) warga Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam, Jombang hidupnya merasa tak tenang setelah ia berhasil kabur dari sel tahanan selama dua tahun, lantaran ia selalu dihantui rasa bersalah.

Hingga akhirnya IM menyerahkan diri ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jombang. Dia diantar orang tua dan tiga pilar (Kades, Babinsa, Bhabinkamtibmas). Selanjutnya, pemuda yang kabur sejak 2015 tersebut menjalani pemeriksaan.

Seperti diberitakan, kasus persetubuhan dengan korban anak dibawah umur hingga korban hamil ini terjadi pada 2015. Meski sempat mediasi, kasus ini akhirnya dibawa ke jalur hukum dengan terlapor sebanyak lima remaja, semuanya berasal dari Kecamatan Wonosalam.

Sejauh ini polisi telah mengamankan empat terlapor yakni H (19), Ars (19), Ar (20) dan Im (20). Kini polisi masih memiliki PR (pekerjaan rumah) untuk memburu satu pelaku lagi berinisial Ub.

Baca Juga :  Polisi Ciduk Spesialis Perampas Motor Setelah Setahun Menjadi DPO

Kepada petugas, Im mengaku nekat melakukan persetubuhan terhadap korban dengan alasan sebagai salam perpisahan. Pasalnya, saat itu pelaku hendak berangkat ke Jakarta. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 UURI No 35 Tahun 2014 Jo Pasal 82 UURI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No 23 Tahun 2003 tentang perlindungan anak.

“Yang bersangkutan kabur selama dua tahun. Dia sudah kita tetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). Akhirnya, Im diantar keluarganya ke Polres. Dia menyerahkan diri,” ungkap Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Wahyu Norman Hidayat. @yuniart

print
(Visited 11 times, 1 visits today)

Shortlink: