Mengungkap Kebobrokan, Kades Kandangan (1)

Gresik, BeritaTKP.Com – Pemerintahan yang bersih dan berwibawa adalah harapan semua lapisan masyarakat dengan transparansi maupun pelayanan publik yang menjadi hak bagi setiap warga guna mengerti akan birokrasi pemerintahan, namun hal yang di kecewa bagi masyarakat adalah pemimpin pemerintahan yang tidak transparan juga pelayanan yang kurang optimal untuk kepentingan masyarakat.

Pemerintahan Desa salah satu pemerintahan kepanjangan dari Peme-rintah Pusat, yang berhu-bungan dengan masyara-kat kecil namun dengan program untuk mening-katkan  pembangunan De-sa maka  Pemerintah Pu-sat maupun Pemerintah Daerah menganggarkan dana begitu besar untuk Peningkatan Pembangu-nan Desa, Kepala Desa Kandangan, Kecamatan Duduk Sampean, Kabu-paten Gresik , Miftahul Huda pada tahun 2011 telah mengajukan Genset dari Kementrian ESDM dan pengajuan tersebut di setujui hingga datang mesin Genset serta di bangun tandon Air berkapasitas 5000 liter untuk saluran rumah .

Namun mesin Genset yang di datangkan dari Jakarta tidak bisa di pegunakan dengan baik tidak sampai 3 Bulan sudah mengalami kerusakan dan menelan biaya yang sangat besar untuk perbaikan bahkan warga belum sempat merasa-kan air bersih dari mesin Genset tersebut, tidak ada nilai manfaat bahkan Genset terse-but mangkrak , menurut infor-masi Genset sudah tidak ada di tempat entah kemana, menurut pengakuan ketika dikonfirmasi terkait Genset tersebut Kades Miftha menga-takan ,’’Genset masih ada mas tapi tunjukkan dulu yang memberikan informasi itu siapa orangnya biar , nanti tak siapkan celurit untuk menebas lehernya di hadapan sampean, Genset ini KVA nya tidak sesuai dengan kapasitasnya sehingga tidak kuat untuk menyedot air di kedalaman pipa 140 meter, pada waktu penerimaan Genset saya tan-da tangan dengan di saksikan Kepala Bapeda Kabupaten Gresik , sayangnya saya sudah tandatangan penyerahan tidak menuggu uji coba dulu kwali-tas Dan kerja Genset selama 5 bulan, sekarang tidak bisa komplain dan tidak ada garan-si,’’ kilah Miftha.

Baca Juga :  PT Rajawali Prima Indonesia Perusahaan Rampok Berkedok Lowongan Kerja

Dalam pembentukan Ba-dan Perwakilan Desa (BPD) Kades Miftha juga melakukan penyimpangan karena pere-krutan sebagian besar masih kerabatnya, tidak sesuai de-ngan standar yang seharus-nya minimal pakai ijasah SMA juga melalui mekanisme tes tulis dan Normatif tidak dilakukan oleh Kades Miftha, Kades Miftha juga sering megatakan pada warga bahwa di kejaksaan maupun Polres adalah kenalannya semua, itu-lah suatu ketidak profesional-an sebagai pempimpin dengan tujuan apa hingga menguta-rakan seperti itu? @Nur Alim

print
(Visited 116 times, 1 visits today)

Shortlink: