Tercium Aroma Korup Proyek Peningkatan Kelas Jalan Karangandong – Kesamben Kulon

Gresik, BeritaTKP.Com – Dalam pembayaran wajib pajak yang dilakukan oleh seluruh jajaran masyarakat merupakan tindakan terpuji yang patut diapresiasi oleh jajaran pemerintah, hingga dengan terbentuk rancangan program nasional yang terkonsep secara akurat dari hasil verifikasi serta adanya putusan dan dipayungi oleh undang – undang menjadikan program nasional tersebut berjalan lancar secara signifikan.

Beberapa prona, diantaranya Program Pembangunan Jalan dan Jembatan dalam pelak-sanaan pekerjaan yang me-nyerap anggaran APBD, na-mun dalam kenyataan yang pernah ditemui oleh wartawan dari investigasi 13/10 pada desa Karangandong – Kesam-ben Kulon sudah jelas bahwa kucuran anggaran untuk me-nunjang terlaksananya sarana prasarana kegiatan pembangu-nan jalan dengan tender didapat secara lelang yang dikerjakan oleh kontraktor PT.Kharisma Multi Jaya yang menang dalam lelang tersebut ternyata peker-jaan yang berjalan masih 16 persen terindikasi fiktif dengan istilah pekerjaan yang tidak sesuai bestek.

Pengembangan investigasi, yang dikonfirmasikan via pon-sel pada Supri selaku penang-gung jawab PT.Kharisma Multi Jaya bahwa “pekerjaan ter-sebut sudah sesuai juklak dan juknis” elaknya.

Dilanjut pertemuan yang dikonfirmasi pada Nur selaku pelaksana “pemasangan box culvert dengan tutup box culvert harus dipasang secara menyilang agar lebih mengunci dan kuat” ungkapnya.

Baca Juga :  Kepala Sekolah Tritunggal VI Surabaya Menahan Ijasah

Anggaran digelontorkan dari APBD tahun 2017 dengan nilai kontrak 15.207.577.000 dalam mewujudkan Program Pembangunan Jalan dan Jem-batan menjadi mubadzir be-gitu saja, tentunya kegiatan Pembangunan Jalan yang dilaksanakan oleh PT. Kha-risma Multi Jaya merupakan tindakan yang sangat merugi-kan negara.

Di sisi lain, konsultan pe-ngawas CV.Putra Singaraja seharusnya memberikan te-goran secara intens agar dalam pelaksanaan pekerjaan harus sesuai juklak dan juk-nis. Namun anehnya penger-jaan yang asal –asalan ini tidak pernah mendapat te-goran oleh konsultan penga-was maupun Dinas Pekerjaan Umum serta instansi terkait dan tidak adanya tindakan tegas dari aparatur negara bi-lamana dalam pengerjaan peningkatan jalan Karang-andong – Kesamben kulon terjadi konspirasi secara ter-sistem beraroma korup yang seakan adanya pembiaran. @/Red – Bersambung

print
(Visited 46 times, 1 visits today)

Shortlink: