Seluruh Anggota DPRD Kota Malang Diperiksa KPK

Malang, BeritaTKP.Com – Sebelumnya KPK telah menetapkan mantan Ketua DPRD Kota Malang Arief Wicaksono dan mantan Kadis Pekerjaan Umum, Perumahan dan Pengawasan Bangunan Jarot Edi Sulistyo, serta Komisaris PT. Enfys Nusantara Karya Hendrawan Maruszaman.

Arief diduga kuat menerima suap sebesar Rp 700 juta untuk APBD 2015 dan Rp 250 juta dari Jarot untuk pengesahan proyek multi years jembatan Kedungkandang. KPK juga meminta keterangan Wali Kota Malang Moch Anton sebagai saksi dan menggeledah ruang kerja serta kediaman pribadinya.

Hingga akhirnya KPK memeriksa sebanyak 45 Anggota DPRD Kota Malang, dimana pada hal tersebut KPK memanggil pimpinan dan anggota DPRD untuk dimintai keterangan kasus yang menjerat eks Ketua DPRD Arief Wicaksono dan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistyo.

Pemeriksaan maraton digelar di Ruang Rupatama Polres Malang Kota, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk sejumlah anggota DPRD telah hadir memenuhi panggilan, hampir bersamaan dengan kedatangan penyidik antirasuah, sejak pukul 09.00 WIB.

Baca Juga :  Budayakan Pelajar ‘Melek’ Hukum, Jaksa Lakukan Sosialisasi Ke Sekolah

Wakil Ketua DPRD Kota Malang Zainuddin mengujarkan bahwa ia menerima kembali menerima panggilan, kasusnya sama soal Jembatan Kedungkandang, Selain Zainuddin, telah hadir Wakil Ketua DPRD lain yakni Wiwik Hendri Astuti dan Ketua DPRD baru menjabat Abdul Hakim. Mantan Sekda Pemkot Malang Cipto Wiyono turut juga datang.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov Jatim ini mengaku mendapat panggilan soal kasus yang sama. “Kasusnya sama, seperti saat diperiksa dulu,” ujarnya kepada detikcom seraya masuk ke ruang pemeriksaan.

Dan pada kesempatan khusus tersebut jugalah  11 anggota dan pimpinan DPRD yang menjalani pemeriksaan. Selain mereka, ada beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Malang. @ariwan

print
(Visited 14 times, 1 visits today)

Shortlink: