Tuntutan 2 Tahun Untuk Terdakawa Kasus Pungli Pelindo III

Surabaya, BeritaTKP.Com – Kasus pungli Dwelling Time di tubuh Pelindo III terbongkar setelah Tim Saber Pungli Mabes Polri dibantu Polres Tanjung Perak melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Augusto Hutapea pada November 2016. Augusto sebagai Direktur PT Akara Multi Jaya yang merupakan rekanan PT Pelindo III ditangkap saat mengambil uang pungli dari importir.

Dan Saat diperiksa, Augusto mencatut beberapa pejabat Pelindo III. Atas pengakuan itu, penyidik juga menangkap Rahmat Satria (Direktur Operasional PT Pelindo III), Djarwo Surdjanto (mantan Direktur Utama PT Pelindo III) dan istrinya yaitu Mieke Yolanda.

Kini terdakwa kasus pungli Dwelling Time di Pelabuhan Tanjung Perak, Rahmat Satria, dituntut hukuman dua tahun penjara, Tersangka yang menjabat sebagai direktur Operasional Pelindo III ini dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana pemerasan (pungli) terhadap para importir.

Tak hanya itu saja Selain hukuman badan, terdakwa juga dijatuhi denda oleh jaksa Agung. Oleh jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak ini terdakwa dituntut denda Rp 500 juta.

Baca Juga :  Program SKPD Pemkab Gresik Hanya Formalitas Belaka

“Menuntut terdakwa Rahmat Satria selama dua tahun penjara,dan Jika tidak dibayar  denda tuntutan tersebut maka terdakwa wajib menjalani kurungan selama 6 bulan,” ujar jaksa penuntut umum Agung Rokhaniawan pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. @yant/hary

print
(Visited 17 times, 1 visits today)

Shortlink: