Kuli dan Tukang Bangunan Akan Di Fasilitasi Sertifikasi Pemprov Jatim

Surabaya, BeritaTKP.Com – Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi tentang Kuli dan tukang bangunan ke depan harus memiliki sertifikat keahlian, maka dalam hal ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan berupaya memfasilitasi sertifikasi kuli, tukang bangunan, mandor, hingga arsitek bangunan hingga dapat memiliki sertifikat keahlian.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf usai membuka acara Seminar nasional sertifikasi tenaga kerja konstruksi di Hotel Shangri-La Surabaya, mengujarkan bahwa pihaknya akan mendorong dan memfasilitasi dengan cara mengikutsertakan program sertifikasi, agar mereka menjadi tenaga kerja konstruksi yang profesional.

Diketahui bahwa jumlah tenaga kerja di jasa konstruksi di Jawa Timur sekitar 750 ribu orang dan Dari jumlah tersebut, yang sudah memiliki sertifikasi sekitar 15 ribu orang, saat ini Pemprov Jatim akan mencarikan cara di antaranya mendorong kontraktor untuk membiayai para pekerjanya, agar dapat mengikuti program sertifikasi.

Untuk masalah Biayanya biasanya sekitar Rp 300 ribu hal ini juga beguna Untuk mendorong agar tenaga konstruksi bangunan bisa mendapatkan sertifikat keahlian secara gratis, pihaknya akan melakukan jemput bola dengan mendatangi proyek-proyek konstruksi.

Baca Juga :  Bhayangkari Cabang Bojonegoro Berikan Kursi Roda Untuk Warga di HKGB ke-65

Nantinya proses sertifikasi akan dibebankan pada pemilik proyek. Bahan bangunan sebagai material praktik juga diambilkan dari proyek tersebut sertifikasi bagi tenaga di jasa konstruksi sangat diperlukan guna untuk membentengi tenaga konstruksi dari serbuan tenaga konstruksi dari negara lain. @hary

print

Incoming search terms:

  • sertifikat keahlian kuli bangunan
(Visited 23 times, 1 visits today)

Shortlink: