Linmas Surabaya Abaikan Program Walikota Bu Tri Rismaharini

Linmas Surabaya Abaikan Program Walikota Bu Tri RismahariniSurabaya, BeritaTKP.Com – Program  walikota kota surabaya Tri Rismaharini untuk membangun tempat pertamanan (taman prestasi) di setiap wilayah membangunan ruang terbuka hijau ini merujuk pada salah satu konsep pembangunan kota surabaya. Pada tahun 2010- 2015, dimulai dari pusat kota hingga daerah pinggiran, juga dihiasi dengan tanaman penghijauan, dan gemerlapnya lampu taman juga disertai dibangunnya fasilitas kamar kecil (toilet) perlu di acungi jempol.

Beberapa muda-mudi dan masyarakat setempat terlihat duduk bersantai di sepanjang Jl. taman teratai yang berada di wilayah kecamatan tambaksari, rimbunnya pepohonan, lampu taman kerlap-kerlip menjadi sensasi tersendiri, disertai berbincang-bincang dengan teman, itu bisa menikmati udara malam dan pemandangan yang membikin mata segar.

Pasalnya yang menjadi permasalahan pengujung dan masyarakat setempat yang geram dengan para penjaga taman (LINMAS) setempat terkait kamar kecil (toilet) yang seharus terbuka dan tak terkunci untuk masyarakat dan para pengunjuk taman yang hendak mau ke kamar kecil. Sampai-sampai yang dilakukan oleh salah satu masyarakat dan pengujung buang air kecil sembarang, itu akibat dampak dari di kuncinya pintu kamar kecil (toilet).

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Ngasem Bojonegoro di Duga Jadi Korupsi Berjamaah

Dan menurut informasi penemuan kami dilapangan, “ketika saya mau ke toilet posisi pintunya terkunci, dan saya tanya ke salah satu penjaga taman (linmas) yang di panggil dengan Sukamto mau menanyakan kuncinya malah di tinggal pergi dan tidak mau menjawab pertanyaan saya”Ungkapnya pak Suripno dengan nada emosi.

Ketika wartawan BeritaTkp.com mengkonfirmasi Sukamto anggota linmas terkait dengan toilet kenapa dikunci “dia mengatakan ini perintahnya atasan saya”pungkasnya. (h’yanto)

print

(Visited 21 times, 1 visits today)

Shortlink:

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*