Apa Alasan Kepala SMK Negeri Tak Hadir di Diklat Kompetensi ?

Peserta Diklat Kompentesi Kepemimpinan Kepala SMK se Samarinda di ruang SMK 1 lantai 2,yang nampak penataannya yang tak teratur.

Peserta Diklat Kompentesi Kepemimpinan Kepala SMK se Samarinda di ruang SMK 1 lantai 2,yang nampak penataannya yang tak teratur.

Samarinda,BeritaTKP.Com – Kepemimpinan sekolah bisa  tercapai kompetensinya selama proses  pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dan metode yang sesuai dengan karateristik, dan pencapaian itu terkait konsep manajemen perubahan analisis  kebutuhan sesuai elemen perubahan dalam kurikulum 2013 dan kepemimpinan yang terdiri dari konsep kepemimpinan kepala sekolah dalam menerapkan strategi yang inovatif dan kreatif sosok kepala sekolah.Dan secara umum tujuan yang hendak di capai diantaranya,menyusun program kemitraan sekolah dengan pihak ekternal, itu materi dan hasil yang dicapai dalam diklat ini, menurut berita TKP.

Namun pemberian materi ini serius dan nampak tidak fokusnya peserta diklat yang terdiri dari kurang ebih 37 kepala SMK se Samarinda yang di pusat di SMK 1 Negeri Samarinda, hal ini terlihat dari penataan tempat duduk peserta dan pemberi materi,yang asal-asalan posisi meja kursi,sepertinya sebagian  para kepala SMK itu hanya duduk di kursi tanpa meja, bahkan terkesan panitia kurang mempersiapkan dengan serius,dan di maklumi karena acara diklat ini awalnya di SMK 2 Negeri samarinda,jl.A.Wahab Syahrani Air Hitam, tapi keluhan penyaji dan peserta,kalau sarana prasaran penunjang tidak lengkap,lalu hari kedua di pindahkan ke lantai 2 SMK 1 Samarinda, ­­­­jelas pemberi info yang namanya minta tak di tuliskan.Dan berdasarkan absensi yang beredar ternyata kegiatan diklat peningkatan kompetensi kepala sekolah SMK Samarinda,kurang diminati bahkan kesannya ada pengabaian dari kepala SMK Negeri,hal ini sedikitnya yang hadir sebagai kepala SMK Negeri,tapi di wakilkan oleh orang lain.Dari Pantauan berita TKP langsung ke ruang Diklat Kepala SMK,hanya 8 kepala SMK Negeri yang tak hadir dan di wakilkan,dan catatan berita TKP,yang tak mengikuti diklat adalah kepala SMK Negeri 1,2,4,5,7,15,18 dan 20.Lalu mengapa mereka tak hadir ? berita TKP mencoba menelusurinya dengan mendatangi langsung ke SMK masing-masing, alasannya,sebagian untuk urusan yang juga penting,ke kementerian pendidikan dan kebudayaan,yang waktunya bersamaan,seperti SMK 2,ada surat  tugasnya bepergian,begitu juga SMK 1,namun kepala SMK 4 Samarinda,di wakilkan dan kepala sekolahnya ada di sekolah saat berita TKP,langsung ke sekolahan itu,menanyakan dimana bapak kepala SMK 4,di jawab oleh staf TU,ada pak,mungkin lagi control keliling kelas diatas,terlalu lama menunggu ,dilanjutkan komunikasi SMK yang lain,tapi alasan serba misterius,katanya ke dinas tapi tak hadir di diklat,nah persoalan-persoalan yang mengampangkan undangan resmi dari Dinas Pendidikan Kota Samarinda,yang notabene kepala dinas bertanggungjawab secara kelembagaan maka wajib hukumnya untuk menelusuri sebab musabab mereka meremeh dan melecehkan atasannya itu ! Dari berbagai info yang coba untuk di identifikasi alasan ketidakhadiran mereka pada agenda penting ini,disebabkan miskomunikasi,masa baktinya akan berakhir pada tahun depan atau unsurnya menganggap tak penting acara tersebut sehingga cukup di wakilkan atau mengelabui pihak disdik samarinda,kalau masih di Jakarta untuk tugas mendapatkan blockgrants atau MoU  yang sudah di sepakati dengan kementerian. Padahal harapan yang ingin di capai dalam diklat peserta,mampu meningkatkan kompetensi manajerial sebagai kepala sekolah,yang di pertanyakan apa sanksi bila para kepala SMK Negeri Samarinda yang  tak hadir itu yang khususnya dengan sengaja melecehkan undangan dinas pendidikan Samarinda,kita tunggu ketegasan Kepala Dinas-nya. ( *Sentot/biro kaltim )

print
(Visited 16 times, 1 visits today)
Baca Juga :  Oknum PNS PU Binamarga Kabupaten Sampang Gelapkan Mobil Rental

Shortlink:

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*