Operasi Zebra Semeru Dijadikan ‘Momok’ Masyarakat

Sampang, BeritaTKP.Com  – Gelar Operasi Zebra Semeru 2017 yang dilakukan beberapa jajaran Satlantas, Operasi Zebra Semeru yang dilakukan jajaran Satlantas, Berlansung selama 14 hari, kegiatan ini digelar serentak di seluruh tanah air namun hal ini justru  membuat waswas warga pengguna kendaraan bermotor, bahkan hal ini justru  diibaratkan ‘momok’ bagi masyarakat.

Seperti yang terjadi di sampang madura, banyak masyarakat pengguna jalan enggan untuk melewati jalur yang ada operasi zebra, bahkan ada aksi kekompakan serta solidaritas warga untuk berusaha menghindari razia polisi.

Hal tersebut terlihat saat gelar operasi yang dilakukan di sepanjang jalan protokol. Khususnya di pertigaan Ten-ten, ada sebagian warga yang sengaja berdiri dan menunggu pengendara motor tanpa helm untuk diminta segera balik kanan karena ada razia. Bahkan dalam hal ini warga yang sudah menetahui ada operasi tak segan-segan berteriak kapada semua pengendara motor yang hendak melintas di area operasi.

“Awas ada razia jangan lewat situ, nanti kenak tilang,” ucap warga yang sengaja memberitau pengendara yang tanpa mengenakan helm.

Baca Juga :  TKI Korea Asal Bumi Reyog Peduli Bencana Ponorogo

Tak hanya di sekitar perempatan Ten-ten, kejadian serupa juga dilakukan warga yang berada di Monumen Trunojoyo. Sebab, setiap ada pengendara khususnya roda dua diteriaki bahwa ada razia.”Jangan ke utara, di sana ada polisi sedang operasi,” teriak warga kepada pengendara lain. @sul

print
(Visited 32 times, 1 visits today)

Shortlink: