Tidak Seriusnya Pemkab Gresik Tangani Tower Bodong

zeGresik, BeritaTKP.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tampaknya tidak serius dalam menangangi kasus maraknya tower bodong. Terbukti, sampai saat ini persoalan tower bodong terkesan dibiarkan begitu saja.Sedangkan kalangan DPRD Kabupaten Gresik sampai saat ini belum bisa berbuat apapun lantaran data cell plan tower bodong belum juga diberkan Dinas Perhubungan (Dishub).

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Gresik Suparno Diantoro mengatakan pihaknya saat ini belum bisa mengambil tindakan apapun. Sebab, dari Dinas Perhubungan sampai saat ini belum juga memberikan data tower yang belum memiliki izin.“Janjinya bakal diserahkan, tapi sampai saat ini belum juga diserahkan,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya sudah sempat datang langsung ke Kantor Dishub untuk meminta data itu, namun janjinya bakal diserahkan langsung ke Kantor Dewan.Tetapi, dari Sekertariat Dewan sampai saat ini belum menerimanya.“ Yang punya cell plan mereka, jadi mereka yang tahu mana saja tower yang bodong,” kata dia.

Dikatakan, Komisi A rencananya akan memanggil Dishub bersama Satpol PP dan BPMP untuk menindaklanjuti persoalan ini. Sehingga, kesan saling menunggu antar instansi untuk menindak tower bodong bisa diminimalisir.”Tidak ada pembiaran, masalah ini harus diusut tuntas,” tandas Suparno Diantoro.

Baca Juga :  Limbah B3 Jenis Tiner Ilegal Tidak Mengantongi HO

Hal senada disampaikan Abdul Qodir, Sekretaris Komisi A DPRD Gresik. Menurut dia, selain melakukan pembahasan bersama, nanti pihaknya juga akan mengajak semua instansi untuk turun langsung ke lapangan untuk melakukan uji petik.

Jika dalam uji petik nanti ditemukan tower yang benar-benar beroperasi tanpa izin, Satpol PP bakal diminta langsung untuk melakukan pembongkaran bersama instansi lainnya yang ikut dalam kegiatan tersebut.

“Yang jelas, sejak beberapa waktu lalu sudah ada moratorium.Semua izin tower dihentikan sampai persoalan ini benar-benar tuntas,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, ada banyak sekali persoalan yang ditemukan.Bahkan, data yang muncul pun terkesan janggal. Komisi A DPRD Gresik mencatat ada 267 tower berdiri yang 133 tower diantaranya bodong. Data itu sama dengan yang disampaikan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

Tapi anehnya, BPMP hanya mencatat ada 171 tower di Gresik. Rinciannya, 36 tower mengantongi IPR (izin pemanfaatan ruang), IMB dan izin HO; 83 tower hanya mengantongi izin HO saja, 90 tower cuma pegang IMB, dan 140 tower punya IPR.Tak berhenti di situ, kejanggalan demi kejanggalan juga terus mencuat.Termasuk ditemukannya 23 tower yang berdiri di luar Cell Plan, atau area yang diperbolehkan untuk pendirian tower. @vick

print
(Visited 8 times, 1 visits today)

Shortlink: