Meiliana PJ Walikota Smarinda, Semoga Amanah dan Barokah

MeilianaSamarinda, BeritaTkp.com – Senin 23 November 2015 masa kepemimpinan Syaharie Jaang dan Nusyirwan Ismail sebagai walikota dan wakil walikota Samarinda akan berakhir. Terkait dengan hal itu, gubernur Kaltim melalui Asisten I Bidang Pemerintahan Setprov Kaltim, Aji Sayid Fathurrahman, terkait dengan pengusulan tiga nama ke Kementerian Dalam Negeri sebagai PJ. WaliKota Samarinda.

Menurut dia,.” Kami berharap Mendagri secepatnya bisa menerbitkan nama yang akan 23 November tahun ini pada menjabat sebagai PJ. WaliKota Samarinda,” katanya. Waktu itu. Saat di konfirmasi BeritaTkp.co (21/11/2015) melalui sms telefon seluler,  Aji Sayid Fathurrahman mengatakan, “ Sudah ditetapkan assisten IVDR. Hj.Meiliana sebagai PJ. “ singkatya. Dan mencoba menghubungi asisten IV, ini membenarkan dan membalas memberi ucapan “ Alhmdullillah. Semoga amanah dan barokah “ ujarnya. Akhirnya terjawab PJ Walikota Samarinda dengan sudah ditetapkan PJ. Samarnda, maka pembahasan RAPBD 2016 sudah kewenangan PJ walikota Samarinda, hal ini seperti yang diutarakan ketua DPRD Kota Samarinda, Alphad Syarif “ tidak mungkin menyelesaikan pembahasan dalam waktu singkat hingga 23 November 2015 “ katanya, jadi “pembahasan dan pengesahan APBD 2016 akan dilakukan bersama PJ Walikota “Lanjutanya.

Baca Juga :  BNNK Sidoarjo Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Seperti diketahui pada RAPBD 2016, Pemkot Samarinda fokus pada program fisik, Sejumlah proyek pengendalian banjir dikerjakan tahun ini, terutama untuk perbaikan fisik drainase dan polder. Namun manfaatnya belum terlihat. Tetapi pada 2016, dipastikan postur APBD Samarinda bakal lebih fokus pada pengendalian banjir. Perlu disampaikan bila pada 2014, PAD Kota Tepian hanya Rp 435 miliar, sedangkan tahun ini sudah dibahas bakal mencapai Rp 455 miliar. Tetapi, Zulfakar menilai hal itu masih bisa ditingkatkan mencapai Rp 500 miliar.

“Itu potensi, kalau mau tembus Rp 500 miliar bisa saja. Tapi melihatnya realistis. Dilihat dulu kemampuan instansi pemungut,” urainya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Samarinda Siswadi menuturkan, wajar jika pihaknya mengusulkan agar ada peningkatan PAD. Pasalnya, para wakil rakyat masih melihat ada potensi pendapatan yang bisa ditambah.Pesoalan terkait pembahasn yang lebih detil dan terukur kita tak buru-buru, sekitar bulan Desember 2016 “nota keuangan saja belum tahu, jadi berapa APBD tahun 2016, akan dibahas lagi Pj Walikota,” ujar Alphad politikus Golkar ini.(sentot)

 

print
(Visited 20 times, 1 visits today)

Shortlink: