TNI Dan Polri Harus Bersinergi Dalam Pemberantasan Narkoba

0
28

Probolinggo, BeritaTKP.Com – Sungguh tindakan yang luar biasa dan perlu mendapatkan Apresiasi yang sangat Besar untuk Tim Gabungan dari Kesatuan Intel TNI AD ,KODAM,KOREM,KODIM, dan satuan pendukung yang berhasil mengungkap Jaringan Narkoba Jenis Pil Dextro dan T- rex , dalam penggerebekan yang dilaksanakan pada Sabtu 04 Maret 2017 pukul 14.00 Wib  di Blok Segara Kelurahan Mayangan berhasil menangkap Bandar, pelaku Pengedar yang mulai tahun 2015 hingga 2017 ada dinasti jaringan Narkotika jenis PIL Dextro dan T – rex dengan sasaran remaja dan pelajar hingga Kota Probolinggo 40 persen di nyatakan Darurat Narkoba.

Kota Probolinggo mestinya mempunyai satgas khusus penanganan Narkoba yang di bentuk oleh walikota yang di dalamnya terdapat satuan dari Kepolisian, BNN, TNI, Jaksa, kader anti Narkoba yang bersama – sama dalam melakukan pemantauan, operasional sosialisasi sampai ke  penangkapan dan mendeteksi sejak dini pencegahan penyalagunaan Narkoba.

Di awali dari Pemantauan Anggota TNI Serma . N.Dodik. H. yang bedinas di KORAMIL 0820/08 Sukapura Kab. Probolinggo, dengan bantuan warga N. Dodik. H juga sebagai Ketua RT/03. RW/01 Kelurahan, Jati.Kecamatan, Mayangan. Kota , Probolinggo. pernah menangkap 3 pelaku pengedar Pil Dextro dan T – rex pada Sabtu (12/11/2016) lapangan pelaku saat ini sudah menjalani hukuman penjara di lapas Probolinggo, Perjuangan Serma Dodik yang selama ini perlu dukungan banyak pihak, sehingga Program Pemerintah melalui Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo untuk memerangi Narkoba dalam bentuk apapun karena Narkoba merusak generasi Bangsa, Program P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba)yang di Galangkan oleh pemerintah Pusat dan di laksanakan di seluruh Pemerintahan daerah baik Tingkat Provinsi/Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia yang menyerap Anggaran yang begitu Besar untuk Program P4GN.

Peran TNI sangat di butuhkan dalam Penanganan Narkoba walaupun berhadapan langsung dengan masyarakat sipil yang tentunya di Indikasikan Bandar maupun Pengedar tidak hanya Kepolisian maupun Intansi pemerintahan yang lain tapi  peran tokoh masyarakat dan Ulama pun di libatkan dalam hal P4GN   Sedangkan Nota Kesepahaman antara Badan Narkotika Nasional dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah Nomor : NK / 41 / VII / 2015 / BNN  Nomor : B / 27 / VII / 2015 tanggal 10 Juli 2015 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Intisari dari Nota Kesepahaman ini diantaranya memberdayakan kader anti penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika serta pelaksanaan pemeriksaan uji narkotika terhadap personil Polri. Artinya, jika aspek sumber daya manusia (SDM) dan yuridis telah terpenuhi, maka gerak aksi nyata dari personil TNI-Polri dan Badan Narkotika Nasional di seluruh Wilayah Indonesia.

Mengacu pada pasal 64 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika menyebut secara jelas bahwa dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika (P4GN) dibentuklah Badan Narkotika Nasional. Kemudian dipertegas dalam Pasal 70 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 yang memberikan penjelasan mengenai tugas dan kewenangan Badan Narkotika Nasional diantaranya adalah menyusun dan melaksanakan kebijakan nasional P4GN; memberdayakan masyarakat dalam P4GN (termasuk didalamnya adalah membentuk satgas, relawan maupun kader); serta memantau, mengarahkan dan meningkatkan kegiatan masyarakat dalam rangka P4GN.

Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen.Pol Budi Waseso atau yang akrab di panggil Buwas di hadapan para awak Media telah berkomitmen ,’’ Peran TNI ini merupakan kesepahaman yang telah di sepakati dan di komunasikan BNN dengan Panglima TNI, TNI juga wajib memerangi Musuh Negara termasuk Perang terhadap Narkoba ,’’  jelas Kepala BNN. Komjen.Pol Budi Waseso . sementara itu Kapendam V Brawijaya Kolonel (arh) Shintu Bas Ignatius.S,sos. Dirinya memberi Apresiasi kepada Anggota TNI yang sudah berhasil membantu pihak Kepolisian dalam memberantas peredaran Narkoba.

’’Saya Apresiasi atas keberhasilan Anggota Kodim 0820/Probolinggo dalam pengungkapan dan pemberantasan Narkoba terkait peran TNI dalam menagani Narkoba sudah di atur dalam Undang Undang ,’’terang Kapendam Kolonel (arh)Shintu . Anggota Kodim 0820/Probolinggo di beserta satuan pendukung termasuk TIM Gabungan dari satuan Intel TNI AD. Denintel Kodam,Intel Korem, Intel Kodim.TIM  yang di pimpin oleh Lettu.Inf Suberi Komandan Unit IntelDim. 0820/Probolinggo .

Seharusnya perjuangan dari TNI perlu mendapat dukungan dari semua pihak karena merasa terbantu dan perlu di ketahui bahwa peredaran Narkoba di Kota Probolinggo perlu penanganan yang serius karena sudah menjadi Darurat Narkoba 40% di tingkat remaja maupun pelajar dengan sasaran anak – anak ABG,maka pemerintah melalui Wali Kota Probolinggo di harapkan mengalokasikan dana Anggaran untuk di pergunakan untuk pemberantasan Narkoba sebagai penunjang satuan tugas yang di bentuk berdasarkan rekomendasi dari undang – undang P4GN.@ Red.