Oknum Guru SMP YPM 1Wonoayu, Nyambi “Maling”

smp1 ypmSidoarjo, BeritaTkp.com – Berbagai cara untuk mengantisipasi kenakalan murid dalam sekolah selalu dilakukan para pihak guru sekolah. Meratanya para murid sekolah yang membawa HP seluler membuat pihak sekolah untuk menertibkan dalam pemakai barang tersebut. Salah satu contoh sekolahan SMP YPM 1 Wonoayu Sidoarjo, dalam hal penertiban HP seluler murid tanpa ada konfirmasi atau pengumuman dadakan di dalam sekolah.

Tindakan penertiban HP seluler di sekolahan memang sangat di butuhkan untuk antisipasi adanya indikasi dalam HP menyimpan film porno grafi. demi menjaga nama baik sekolahan dan masa depan para penerus bangsa. Tapi dalam melakukan tindakan penyitaan HP seluler dikelas, oknum guru langsung mengambil barang tersebut di dalam tas tanpa sepengetahuan murid. “Kronoligi, kejadian saat itu para murid melakukan upacara di halaman sekolah, pada saat itu oknum guru mengambil HP seluler para murid yang kedapatan membawa. Hal tersebut sangtlah janggal karena mengambil barang seseorang tanpa permisi atau mengetahui pihak yang punya. Tindakan oknum guru dalam penertiban di sekolah menjadikan tanda Tanya bagi para wali murid.

Dalam penyitaan oknum guru mendapatkan delapan belas (18) HP seluler milik para murid sekolah dan ada dua HP seluler yang sempat ditanya orang tua murid, ternyata pihak sekolah tidak bisa melihatkan, dalam artian ada indikasi HP tersebut hilang tanpa rimbanya. Adanya penyitaan HP seluler tersebut, orang tua murid berinisial HD sempat mendatangi sekolahan untuk klarifikasi tentang penyitaan HP anaknya. Tapi kedatangan dua kali orang tua murid yang berinisial HD tidak mendapatkan hasil yang memuaskan, pihak sekolahan akan mengembalikan HP tersebut saat kelulusan sekolah.

Baca Juga :  Penambangan Pasir Di Protes Warga Klatak Banyuwangi Diduga Tidak Mempunyai Ijin Resmi

Saat di konfirmasi wartawan beritaTKP kepala sekolah Drs. Suhardi mengatakan, “ tindakan penyitaan itu, sesuai dari kesepakatan pihak yayasan” ungkapnya.

“Pihak sekolah sebelumnya sudah mengeluarkan peraturan yang disetujui yayasan SMP YPM 1 Wonoayu, hal ini di lakukan karena indikasi kawatir kalau muridnya melihat Film Porno” tambahnya. Dalam tindakan penyitaan HP guru tidak terbuktikan adanya satupun HP murid yang terdapat Film porno. Hal ini perlu diketahui, bahwa tindakan oknum guru SMP YP 1 Wonoayu tidak patut dijadikan contoh di kalangan pendidik. (gofur/syamsul)

print
(Visited 51 times, 1 visits today)

Shortlink: