Polisi Musnahkan 6.000 Liter Arak Tuban

0
84

Bondowoso, BeritaTKP.Com – Kapolres, Dandim 0822, dan sejumlah tokoh masyarakat dan ulama melakukan pemusnahan 6.000 liter arak yang jadi barang bukti penggerebekan, Pemusnahan tersebut dilakukan karena barang tersebut dianggap sangat berbahaya.

Ribuan liter arak yang dikemas dalam drum plastik dan jeriken tersebut langsung dituangkan ke dalam lubang yang telah disiapkanoleh petugas, dua lubang berukuran 4×4 meter sedalam 2 meter tersebut langsung terisi penuh air berasal dari arak bahkan Aroma khas minuman keras pun juga langsung merebak.

Selanjutnya lubang yang telah terisi cairan dari arak itu langsung disulut api, dan dalam waktu sekejap, kobaran api yang berasal dari kubangan arak tersebut langsung membumbung ke udara. “Barang bukti ini langsung kami musnahkan. Karena kalau terlalu lama menyimpannya, sangat berbahaya,” ujar Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Hendriansyah Zeinardi.

Menurutnya, polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut, Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menggrebek sebuah rumah kosong yang ada di Jl HOS Cokroaminoto, Kademangan, Bondowoso, Rabu (20/9/2017). Rumah ini dijadikan tempat pengoplosan minuman keras jenis arak Tuban.

Dalam penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso ini, berhasil diamankan sebanyak 6.110 liter arak. Minuman keras itu dikemas dalam puluhan drum plastik berukuran besar dan ratusan jeriken. Selain mengamankan ribuan liter arak, dalam penggrebekan itu polisi juga mengamankan 2 orang. Pengakuan sementara, 2 orang warga Rogojampi, Banyuwangi ini hanya sebagai kurir.

Keduanya juga lagsung diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Termasuk, ribuan liter arak tuban yang dikemas dalam drum-drum plastik berukuran 300 liter serta ratusan jeriken. @aj