Mahasiswa Serbu Gedung Dewan Tolak UU MD3

0
51

Surabaya, BeritaTKP.Com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Surabaya berlangsung ricuh di depan gedung DPRD Surabaya melakukan Unjuk rasa yang menentang pengesahan revisi undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) diwarnai aksi dorong-dorongan antara polisi dan mahasiswa.

Beberapa mahasiswa sempat terlibat adu fisik dengan petugas dalam aksi yang dilakukan sekitar pukul 13.30, Mahasiswa yang kecewa tidak bisa masuk ke ruang dalam DPRD Surabaya juga sempat menutup Jalan Yos Sudarso depan gedung dewan tersebut. Kondisi itu membuat jalan satu arah itu menjadi macet. Melihat aksi itu polisi tak tinggal diam. Mobil water canon yang sudah disiapkan oleh polisi langsung di parkir di tengah jalan. Polisi yang sempat berdiskusi dengan koordinator aksi sempat berjalan alot.

Meski akhirnya penutupan jalan yang berlangsung sekitar 15 menit itu bisa dibubarkan, Salah satu koordinator PMII cabang Surabaya Fatkhur Rosi mengatakan, aksi yang dilakukan PMII menentang revisi MD3 yang sudah dilakukan. PMII meminta agar Presiden Joko Widodo mengeluarkan perpu badan legislatif. “Revisi undang-undang MD3 terkesan otoriter dan anti kritik,” ujarnya.

Dalam hal ini juga dijelaskan bahwa banyak sekali ketimpangan dalam revisi UU tersebut. Dari hasil rapat paripurna akan menjadikan DPR sebagai lembaga super power yang sulit disentuh oleh proses hukum. @nurA