Jombang Berita TKP-Com NAda setidaknya empat nasihat yang disampaikan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Sholahuddin Wahid kepada masyarakat jelang Pemilu 2019. Empat nasehat tersebut disampaikan pengasuh Ponpes Tebuireng yang akrab disapa Gus Sholah, disela-sela acara ceramah bela negara oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryakudu, di Ponpes Tebuireng, Jumat (15/3/2019).
Menurut Gus Sholah, empat hal yang patut jadi perhatian semua kalangan menghadapi Pemilu 2019, diantaranya pertama Pertama, menjaga keragaman, menghormati satu sama lain dan tidak menganggap diri kita paling benar. Kedua, meminta semua pihak menghentikan fitnah, caci maki, ucapan yang menyinggung perasaan orang lain.
Selanjutnya, ketiga, semua pihak sebagai pengayom, atau bisa dibilang ulama untuk tidak ikut hiruk pikuk, justru harus menjadi peredam untuk segala sesuatu yang menjurus keadaan tidak baik. Dan Keempat, untuk para pendukung kontestan bisa lebih menahan diri untuk setiap perdebatan yang tidak membangun.
“Gunakanlah hak pilih, kalau ada yang memberi uang terimalah, karena kalau kita menerima uang tidak apa-apa, tapi kalau kita milih kita dosa, karena menerima suap,” kata Gus Sholah.
Gus Sholah berharap jika semua pihak yang berseteru dalam agenda Pilpres, baik dari kubu 01 dan 02 untuk bisa menciptakan Pemilu yang damai. Umat butuh terus diayomi agar tidak terjerumus dalam perpecahan (Kusno)

Baca Juga :  6 Kades Berstatus Saksi Dalam Kasus Penipuan Dan Penggelapan