Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara, BNPB Rekomendasikan Pulau Kalimantan

0
48

Malang Berita TKP-Com Wacana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta dikemukakan oleh Presiden Joko Widodo dan mulai dimatangkan di istana.
Kepala BNPB Letjen Doni Monardo mengungkapkan dari segi kebencanaan, pulau Kalimantan mempunyai potensi kecil terdampak bencana jika dibandingkan dengan pulau lain di Indonesia.

Dari total luas pulau Kalimantan, hanya bagian timur yang dikelilingi sesar aktif yakni sesar Tarakan, sesar Mangkalihat dan Sesar Meratus di sisi selatan.
“Ada sesar aktif tapi itu jauh letaknya. Dan kalaupun ada gempa kecil kemungkinan dampaknya,” kata Doni ketika berkunjung di Malang, Senin (29/4/2019).

Ia menambahkan wilayah paling aman di pulau Kalimantan yakni Kalimantan tengah. Di wilayah tersebut, belum ditemukan jejak gempa yang cukup parah seperti di wilayah lain seperti di Sumatera, Sulawesi dan Jawa.
“Kalimantan tengah itu relatif aman lah,” ucap dia.
Kendati demikian, Doni mengatakan potensi kebakaran hutan di Kalimantan cukup tinggi. Pada Agustus 2018, tercatat empat orang tewas akibat kebakaran hutan.
Secara akumulatif sejak Januari hingga September 2018, lahan hutan yang terbakar di Kalimantan Selatan mencapai 1.476 hektare.

“Dari bencana alam mungkin engga, tapi kebakaran hutan disana cukup tinggi,” katanya.
Untuk diketahui, Presiden Jokowi sedang menekankan perwujudan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta.
Pada rapat terbatas kabinet yang digelar Senin (29/4) pagi tadi, Jokowi bahkan mempersilakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro untuk memaparkan kajiannya soal pemindahan ibu kota ini.(red)