Tahukah Anda? Sushi Bukan Berasal dari Jepang

0
21

Surabaya Berita TKP-Com Jepang memiliki aneka olahan hidangan laut, termasuk sushi. Olahan satu ini digaungkan sebagai makanan asli Jepang.

Koki eksekutif di Restoran Nobu, Hong Kong, Kazunari Araki mengatakan, sushi tidak berasal dari Jepang. Selama lebih dari 20 tahun Araki bergumul dengan pembuatan sushi. Menurutnya, sushi merupakan kombinasi nasi dan ikan yang dikenal di sepanjang Sungai Mekong, Asia Tenggara pada abad ke-3. Sungai ini melewati Thailand, Vietnam, Myanmar, Laos, dan Kamboja.

“Orang-orang yang tinggal di sekitar sungai akan mengundang banyak ikan, dan karena iklimnya sangat panas mereka harus menemukan cara menyimpan ikan (dari pembusukan). Orang di wilayah ini juga membuat nasi sehingga mereka menemukan cara untuk mencari ikan (tetap segar) dengan menggunakan (campuran) nasi dan garam, “jelas Araki, mengutip dari South China Morning Post.

Ikan dibersihkan, dipotong-potong, kemudian dihapus campuran nasi dan garam di dalam wadah selama beberapa bulan. Penyimpanan bisa lebih lama untuk disimpan keawetan ikan. Saat akan dikonsumsi, nasi yang dihabiskan karena rasanya terlalu banyak asin jika dikonsumsi.

Selanjutnya pada abad ke-12, metode fermentasi ikan dipraktikkan di Tiongkok, yang kemudian diikuti oleh Jepang. Di Negeri Sakura, metode ini dikenal dengan istilah narezushi . Hingga pada abad ke-16, metode fermentasi berganti dari penggunaan garam menjadi cuka.

Sushi Kemunculan. Penggunaan cuka menggunakan istilah ‘sushi’ yang artinya ‘nasi bercuka’.

Dengan cuka, Araki mengatakan, pembuatan hanya membutuhkan marinasi ikan selama beberapa jam. “Ini memangkas waktu untuk makan ikan dibandingkan dengan fermentasi dengan garam selama enam bulan,” imbuhnya.

Jangan Anda bayangkan porsi sushi sekarang. Saat awal kemunculannya, potongan sushi terbilang besar dan dipotong sama dengan ukuran telapak tangan. Pada abad ke-18, ukuran sushi kian menyusut.

Menurut Araki, perkembangan sushi paling parah di dunia terjadi pada era Meiji (1990-an). Saat itu, mengembangkan penggunaan mesin pembuat es. Keberadaan es membuat ikan tetap segar tanpa perlu dimarinasi.

“Kamu cukup memotongnya dan menyimpannya di es. Kapan pun kamu memasak nasi, kamu potong ikannya, disiapkan di atas nasi dan disantap. Tak perlu marinasi, cukup celupkan pada kecap. Ini cara makan modern nigiri ,” pungkas Araki.(red)