Dinilai Lamban Tangani Kasus Pengeroyokan Dan Penganiyayaan Wartawaan, Polsek Simokerto Digruduk Wartawan

Surabaya, BeritaTKP.Com – Wartawan Se-Surabaya dari berbagai media di Surabaya, mendatangi Polsek Simokerto Surabaya untuk mengkonfirmasi terkait molornya proses penanganan kasus pengaiayaan seorang jurnalis BeritaTKP, satu bulan lalu yang melibatkan Bos Kafe Santoso Jl.Kenjeran No 04 Surabaya, berkaitan dengan perkara tindak pidana “ Penganiayan Jo Pengeroyokan “ yang sebagaimana di maksud dalam Pasal 351 Jo Pasal 170 KUHP tersebut ada beberapa hal yang tidak jelas atas terbitnya visum yang molor sampai lebih dari Satu bulan RS.Dr.Soewandi Surabaya.

Lebih dari Satu bulan baru kelar, serta SP2HP juga terkesan lamban ,hari ini Sabtu (16 – 01 – 2018 ) atas nama Solidaritas Wartawan mendatangi Polsek Simokerto di temui Kapolsek Kompol Masdawati dan Kanitreskrim Iptu.Suwono di ruang Aula Rupatama dalam dialog tersebut penjelasan dari Kapolsek maupun Kanitreskrim yang di anggap rekan – rekan Jurnalis sebagai jawaban datar tidak obyektif sama sekali bahkan pertanyaan dari wartawan belum sempat di jawab serta jawaban sekilas yang kurang memuaskan para wartawan juga merasa kecewa.

Ada beberapa item yang tidak di masukkan dalam BAP jelas – jelas kinerja pihak penyidik Polsek Simokerto Surabaya, dalam penanganan kasus ini tidak profesional juga melanggar juga Undang – Undang No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Bab III pasal 11 tentang Penyidikan, serta pemberitahuan SP2HP yang di rasa lambat juga tidak sesuai dengan Perkap No 12 tahun 2009 pasal 39 ayat 1, saat ini sudah di ganti dengan Perkap ( Peraturan Kapolri)  No 14 tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana, penanganan penyidikan oleh pihak Polsek Simokerto yang lambat padahal bukti – bukti pendukung sangat kuat belum di tentukan siapa tersangka hal ini bisa di lakukan pengawasan melalui wasdik jajaran di atasnya.

Baca Juga :  Polrestabes Surabaya Gelar Operasai Cipkon Bersama Jajaran Polsek Tambaksari

Dihadapan puluhan wartawan Kapolsek Simokerto Kompol.Masdawati menerangkan ,’’ saat ini kami masih kesulitan untuk menentukan tersangka, karena saling melapor juga pihak Kafe santoso memberikan keterangan yang berbeda namun kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat ,’’ jelas Masdawati. ada apa di balik semua ini?? perkara pidana yang menimpa jurnalis malah lamban penanganan nya.

Bahkan saat kejadian ada 3 Anggota Polsek Simokerto ketika terjadi pemukulan di luar ruangan Kafe Santoso,malah seakan membiarkan dan menanyakan legalitas dari wartawan BeritaTKP yang menjadi korban pengeroyokan, sangat di sayangkan bahwa dalah satu Anggota Polsek Simokerto sampai mengeluarkan Senpi dan mengatakan ,” saya ini Anggota Polisi yang jaga di sini ,” kata Oknum tersebut yang bernama SN.

Pada pertemuan dialog, hal ini di Konfirmasikan kepada Kapolsek atas tindakan tersebut juga sanksi terhadap anggotanya ,Kompol Masdawati mengaku baru mengetahuinya serta menjawab ,” bahwa tindakan anggota saya tersebut tidak di benarkan karena anggota mengeluarkan Senpi hanya untuk pelaku pidana kejahatan saja ,” ujar Kapolsek. namun Kapolsek tidak menjawab sanksi atas perbuatan anggota reskrim tersebut.

Baca Juga :  Puluhan Warga Kediri Datangi Kantor PLN Akibat Aliran Listrik Diputus

Lepas dari Polsek Simokerto Puluhan wartawan bergeser ke Kantor Satpol PP Kota Surabaya dengan di temui Kabid Operasional Bagus, Kepada Perwakilan Wartawan Bagus berjanji menindak lanjuti laporan dari puluhan wartawan ,” ok saya akan tindak lanjuti laporan rekan – rekan wartawan juga secara prosedural dan secepatnya saya akan datangi Kafe Santoso ,” jelas Bagus.@Tim.

print
(Visited 102 times, 1 visits today)

Shortlink: